background img

MINIMARKET TAK BERIZIN AKAN DITERTIBKAN

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan menertibkan keberadaan minimarket yang tidak berizin di Kota Balikpapan.

Kepala Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi Rachman mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat teguran kepada masing-masing pengelola minimarket yang belum mengantongi izin.

Rencana itu menindaklanjuti dari hasil pertemuan sebelumnya dengan DPRD Kota Balikpapan, menemukan dari 243 minimarket yang ada, sekitar 163 minimarket yang belum mengantongi izin operasional.

Menurut Arzaedi, pihaknya akan menindaklanjuti hasil pertemuan dengan mengirimkan surat teguran sesuai Perda dan Peraturan Wali Kota (Perwali) kepada pelaku usaha yang belum mengurus izinnya.

“Sanksinya mulai dari teguran sampai sanksi administratifnya adalah penutupan. Apabila dia tidak memiliki izin tapi tetap beroperasional,” ujar Arzaedi kepada wartawan, Kamis (21/4).

Ia menjelaskan, Dinas Perdagangan saat ini telah berinisiatif untuk melakukan pendataan kepada pelaku usaha ritel yang ada di Kota Balikpapan, dengan mengikuti data yang ada dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Balikpapan.

“Jadi dari data yang sudah ada. Kita ini kan inisiatif saja, untuk dikroscek kembali,” katanya.

Ia menyebut ada banyak ritel yang tidak masuk dalam data misalnya Maxi, Yova Mart, Giant, Indomaret dan Alfamart karena kebanyakan dari minimarket tersebut tidak berizin. Namun khusus para pelaku usaha lokal dinilai lebih patuh aturan dan sudah berizin.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *