background img

MILIKI SABU 108,5 GRAM, PENGANGGURAN DICIDUK

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Jajaran Satresnarkoba Polresta Balikpapan berhasil menciduk seorang pria berinisial DN (35) pada Senin 29 Maret 2021 sekira pukul 17.30 Wita.

Pria pengangguran itu terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib setelah kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Terungkapnya kasus ini, bermula saat anggota Satresnarkoba Polresta Balikpapan mendapatkan informasi dari masyarakat jika di Jalan AW Syahrani, Gang Baruna, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, kerap digunakan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Dari informasi tersebut, petugas melaksanakan penyelidikan dan mencurigai seseorang. Selanjutnya, petugas menghentikan dan melakukan penggeledahan terhadap pria yang berinisial DN tersebut.

“Ternyata dalam penggeledahannya ditemukan barang bukti sabu yang disimpan di dalam dashboard kendaraan berupa 11 paket sabu dengan berat 108 gram,” kata Wakasatresnarkoba Polresta Balikpapan Iptu Tri Ekwan Djuniarto saat pers rilis, Kamis (1/4).

Dari pengungkapan itu, petugas melakukan pengembangan ke rumah tersangka. Tepatnya di Jalan Alfalah, Baru Ilir, Balikpapan Barat. Hasilnya, petugas kembali mendapatkan barang bukti sabu-sabu dengan berat bruto 0,5 gram dalam kemasan plastik bening.

“Dengan demikian total barang bukti yang diamankan sebanyak 108,5 gram. Selain itu ada satu buah timbangan digital warna silver, satu buah sendokan yang terbuat dari sedotan plastik warna biru, dan dua bundel plastik klip warna bening yang tersangka simpan di dalam kotak,” ungkapnya.

Pelaku bersama barang bukti selanjutnya digiring ke Mako Polresta Balikpapan untuk penyidikan lebih lanjut. Setelah diinterogasi, pelaku mengaku jika barang haram tersebut didapat dari seseorang yang disebut om Boy.

“Ia beli dari om Boy dengan harga satu gramnya Rp 1,1 juta. Om Boy yang dimaksud seseorang yang dia kenal melalui alat komunikasi saja. Saat ini sudah DPO dan masih kita laksanakan penyelidikan lebih lanjut,” ucap Iptu Tri.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dikurung selama enam sampai 20 tahun. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 tentang narkotika.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *