background img

MIGOR LANGKA, EMAK-EMAK MENGADU KE DEWAN

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sejumlah perwakilan emak-emak atau ibu rumah tangga mendatangi Kantor DPRD Kota Balikpapan, Jumat (11/3).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan keluhan terkait masalah kelangkaan minyak goreng dalam terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Tidak ada yang lain, kita cuma menyampaikan masalah minyak kenapa bisa langka seperti ini,” kata Herawati, salah koordinator lapangan dalam kegiatan ini ketika diwawancarai wartawan di Kantor DPRD Kota Balikpapan.
Menurutnya, kondisi kelangkaan yang terjadi ini tentunya cukup mengkhawatirkan bagi sebagian ibu-ibu rumah tangga karena sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan.
“Jadi yang kami butuhkan ini adalah masalah kepastian stok dan juga harga yang dijual di pasaran itu bisa kembali stabil,” ujarnya.
Ia menyampaikan kalau bicara kebutuhan minyak goreng rumah tangga kalau secara pribadi itu sekitar 5 liter per bulan.
Dan kondisi sekarang, ia menyampaikan keluhannya, bahwa untuk memperoleh minyak goreng itu cukup susah dan harus mengantri. Bahkan ketika sudah ngantre pun, belum tentu dapat. Kalau pun ditemukan, harus membeli dengan harga jual yang tinggi.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qodri yang memimpin rapat dengar pendapat, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengagendakan untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah toko, distributor dan agen minyak goreng.
Sidak ini akan dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah perwakilan dari Ibu-ibu rumah tangga, serta Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan.
“Kita agendakan Senin, 14 Maret 2022, pukul 10.00 Wita, kita akan melakukan sidak di antaranya ke Yova sebagai salah satu distributor sembako,” ungkapnya.
Kegiatan sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok minyak goreng, yang selama ini langka di pasaran.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.