background img

MENGIKAT NIKMAT ALLAH SWT

11 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Hidup akan lebih indah bila kita pandai bersyukur.

Bersyukur kepada Allah sangat penting karena itu tanda orang beriman. Mereka yang senantiasa bersyukur pun terhindar dari sifat sombong sebab selalu berserah diri kepada Allah.
“Ketika kita berbicara tentang nikmat Allah maka lebih banyak kita berbicara tentang bersyukurnya kita terhadap nikmat itu,” kata Ustadz Didin Hasiruddin dalam program Sajadah Jumat yang dipersembahkan oleh Dompet Dhuafa Kaltim di Radio KPFM Balikpapan Jumat (7/1).
Bagaimana cara mengikat Nikmat Allah, sebagaimana misalnya dengan harta, kita mengikatnya dengan sedekah, bagaimana dengan seluruh nikmat yang sudah diberikan Allah kepada kita, kita mengingatnya dengan kesyukuran kepada Allah SWT.
Ia menerangkan bahwa kalau dipelajari dan dilihat bahwa sangat besar dan luas sekali pengertian nikmat itu.
Dan bahwasannya nikmat Allah itu banyak, sebagaimana yang Allah sampaikan bahwa, “Kalau kamu mau menghitung nikmatku maka tidak akan sanggup menghitungnya.”
Jangankan yang di luar tubuh, yang di dalam tubuh kita itu sangat banyak, dan apakah kita sudah mengikatnya untuk kebaikan dan ketaatan kita kepada Allah SWT.
Kata Allah, sekira kamu menghitung nikmat ku maka tidak akan mampu kamu menghitungnya. Sesungguhnya, Allah maha pengampun lagi maha penyayang. Dan tidak ada yang bisa memberikan hal serupa, di antara nikmat-nikmat yang ada ini, ketika ingin menyamai bagaimana kesempurnaan nikmat Allah yang sudah diberikan kepada kita.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.