background img

MENAFKAHI ORANG TUA

3 days ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Orang tua adalah orang yang paling berhak untuk mendapatkan perlakuan baik bagi seorang anak. Namun seringkali masalah nafkah untuk orang tua menjadi polemik di kalangan sebagian anak. Mereka saling lempar tangan untuk urusan menafkahi orang tua.

Padahal orangtualah orang yang akan terus berdoa untukmu ketika semua melupakanmu, sehingga ketika semua urusanmu dilancarkan, ketika kamu selamat dari bahaya, berarti satu doa orang tuamu telah didengar Allah SWT.

“Semua harta yang dimiliki adalah juga punya orang tua kita, jadi jangan sampai kemudian menghalangi memanfaatkan apa yang kita punya, yang penting kita atur baik-baik jangan pernah berkata kasar apalagi membeda-bedakan dikasih kita,” kata ustadz Didin Hasiruddin dalam program Lentera Qolbu yang dipersembahkan oleh Dompet Dhuafa Kaltim di Radio KPFM Balikpapan, Kamis (29/4).

Menurutnya, suatu ketika di zaman Rasulullah, ada seorang anak minta dihadirkan ayah, begitu ayahnya dihadirkan di tanya oleh Rasulullah,
apakah benar bapak menghabiskan banyak harta dari putra bapak dijawab iya.

Si bapak bercerita bahwa belakangan sikap anaknya berubah, kemudian dia berkata kepada “Ya Rasulullah kalau kemudian karena ini aku dia diadukan kepadamu, maka juga aku ingin mengadukan hal yang sama kepada engkau ya Rasulullah, kalau anak saya tidak mengizinkan lagi saya menggunakan hartanya maka saya juga ingin hari ini meminta kembali apa yang pernah saya berikan kepadanya. Dulu ketika dia tidak bisa bergerak saya bantu untuk bergerak, ketika dia tidak bisa makan saya bantu untuk bisa dia makan, ketika dia tidak punya baju saya belikan baju, ketika dia tidak bisa berbuat apa-apa bahkan ketika saya harus kedinginan untuk mencarikan makan buat anak, saya tetap usahakan.

Maka hari ini saya minta itu semua dikembalikan, bahkan kalau perlu darah dagingnya itu adalah darah daging saya kembalikan kepada saya.” Mendengar hal tersebut kemudian Rasulullah kemudian menangis.

Dengan kisah tersebut, menurutnya, bahwa secara tidak langsung semua harta yang kita miliki juga merupakan punya orang tua kita, jadi jangan sampai kemudian dihalangi memanfaatkan apa yang kita punya. Yang penting kita atur baik-baik jangan pernah kamu dan kita berkata kasar apalagi membeda-bedakan dikasih kita.

“Jangan sampai, kita memberikan kepada orang tua kita makanan-makanan yang kita sudah tidak mau. Bahkan kalau perlu makan yang terbaik yang kita berikan,” ujarnya.

Sebagai anak, ia menuturkan harus bisa berbakti sebaik-baiknya kepada orang tua kita, karena sebagaimana ungkapan yang mengatakan bahwa “Seberapa pun seseorang itu punya anak sanggup menghidupi mereka tapi hari ini, ada berapa pun banyaknya anak itu, hampir tidak mampu menghidupi pada satu orang tuanya atau dua orang tuanya.”

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *