background img

MANCING BERBUAH PETAKA

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Hari masih pagi ketika telepon genggam Aldi Suryana (24) berbunyi. Warga yang beralamat di Telogo Rejo, Balikpapan Utara itu segera mengangkat teleponnya.

Aldi sangat bersemangat ketika berbincang melalui telepon seluler. Seorang kawan di ujung sambungan mengajaknya untuk pergi memancing. Ajakan itu langsung diiyakan.

Minggu (24/4) pagi sekitar pukul 10.00 Wita, Sipir Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan dan dua kawannya itu tiba di lokasi mancing. Tepatnya di Pulau Babi, kawasan Melawai, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota.

Aktivitas mancing pun dimulai, dan berjalan sesuai rencana. Namun, seketika keadaan berubah mencekam saat Aldi terpeleset hingga jatuh ke laut.

Dua rekannya yang panik mendekati posisi Aldi untuk memberikan pertolongan, tapi derasnya arus membuat Aldi terseret.

“Kata temannya tadi dia terpeleset saat mau kembali ke daratan. Sempat mau ditolongin, tapi capat hilang karena terseret arus. Setelah itu enggak muncul lagi ke permukaan,” kata Usup (62), ayah Aldi ketika ditemui di Dermaga TNI AL, tak jauh dari Pulau Babi.

Tim SAR yang menerima informasi kejadian itu langsung menuju lokasi.

Upaya pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu milik Lanal Balikpapan serta rubber boat Basarnas dan Polairud Balikpapan.

“Usai dapat informasi kami langsung ke lokasi melakukan upaya pencarian terhadap korban. Sampai saat ini belum ditemukan,” ungkap Usman Ali, Kabid Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kota Balikpapan.

Danlanal Balikpapan, Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz yang turut memantau langsung proses pencarian menuturkan, pihaknya membantu proses pencarian korban dengan menerjunkan personel dari Pos AL Kampung Baru.

Ia juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota serta aparat kepolisian untuk melakukan pemasangan larangan memancing di area Dermaga Lanal.

“Memang Pulau Babi ini kan tidak dilarang untuk memancing karena milik masyarakat Kota Balikpapan. Kalau di Dermaga Lanal ini pasti bisa kami kontrol. Yang sulit dikontrol itu mereka yang datang pakai kapal kecil terus pergi ke Pulau Babi itu. Tapi ke depan kita tegas akan melarang siapapun yang akan memancing di area ini,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.