background img

MALL KEHILANGAN OMZET 250 JUTA PER HARI

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Pemerintah Kota Balikpapan menerapkan kebijakan penerapan lockdown weekend atau penghentian segala kegiatan masyarakat pada hari Sabtu dan Minggu.

Kebijakan ini berlaku efektif mulai tanggal 6 Februari 2021, sejak dikeluarkannya Surat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 300/321/PEM Tentang Pelaksanaan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tentang pengendalian Covid-19.

General Manager (GM) Mall Plaza Balikpapan Aries Adriyanto mengatakan, bahwasanya penerapan lockdown weekend tentu berdampak pada omzet pusat perbelanjaan yang ada.

Menurut Aries, akibat penerapan lockdown weekend, Plaza Balikpapan disebutkan kehilangan omzet sekitar Rp 250 juta per hari.

“Kita di Plaza Balikpapan kehilangan omzet tenant-tenant sekitar Rp 250 juta per hari, khusus di weekend,” kata Aries ketika diwawancarai wartawan, Sabtu (6/2).

Meski demikian, lanjut Aries, pihaknya akan tetap menaati Surat Edaran Wali Kota terkait pemberlakuan lockdown weekend pada hari Sabtu dan Minggu.
“Kita dari pengelola Mall se Balikpapan harus mentaati SE Walikota dimana selama 2 hari harus tutup,” ujarnya.

Menurut Aries, untuk menyikapi persoalan dampak kehilangan omzet tersebut, pihaknya akan memaksimalkan sejumlah shopping program di hari Senin hingga Jumat.

Untuk saat ini, ia menambahkan, sebelum diterapkan lockdown weekend, tingkat kunjungan ke mall baru mencapai 40 persen dari biasanya di hari normal.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *