background img

LONJAKAN KASUS DIDUGA SERANGAN VARIAN BARU

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Varian baru virus Corona atau Covid-19 diyakini sudah menyebar di Kota Balikpapan, meski masih menunggu hasil pemeriksaan sampel yang kirim ke Puslitbangkes Kemenkes.

Indikasinya adalah peningkatan kasus Covid-19 di Kota Minyak -sebutan Balikpapan- dalam beberapa pekan terakhir terjadi dalam rentang waktu yang sangat cepat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan yang juga Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (13/7) malam.

“Melihat penularannya yang sangat cepat mungkin saja virus varian baru. Tetapi kita tidak dapat memastikan sebelum ada hasil pemeriksaan Whole Genomic Sequensing yang kita kirim ke Puslitbangkes Kemenkes,” katanya.
Memang tidak bisa dipungkiri, penyebaran Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir di Balikpapan sangat mengkhawatirkan.

Jumlah mereka yang terpapar setiap harinya menyentuh angka ratusan. Bahkan pada Selasa kemarin mencapai 599 kasus positif baru. Jumlah yang cukup fantastis sejak awal pandemi masuk Balikpapan.

Selain karena dugaan varian baru, latar belakang meningkatnya kasus ini juga disebabkan banyaknya masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Seperti tidak memakai masker dan juga tidak menjaga jarak.

“Ini penyakit menular yang penularannya lewat saluran pernapasan pada jarak satu meter. Oleh karena itu kita diminta memakai masker. Jika pertanyaannya apa latar belakang kasus meningkat berarti banyak yang tidak memakai masker dengan benar dan juga tidak menjaga jarak,” ungkap Andi Sri Juliarty.

Sementara perihal kasus kematian yang juga cukup tinggi, wanita yang akrab disapa Dio itu menjelaskan, karena kondisi pasien Covid saat ini cepat sekali drop (sesak nafas). Sedangkan kapasitas rumah sakit sudah penuh.

“Oleh karena itu penting sekali segera menahan laju penularan di hulu,
dengan cara pakai masker dua lapis, sering mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan tidak keluar rumah. Patuhi pengetatan yang telah diatur dalam PPKM Darurat,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *