background img

LATIHAN KEDARURATAN PERTAMINA LAYAKNYA KEJADIAN NYATA

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Simulasi atau latihan kedaruratan skala besar yang digelar PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan, Senin pagi (6/12), dibuat layaknya kejadian nyata.

Dari pantauan KPFM di lapangan, kegiatan diawali dengan kebakaran dua tangki kilang yang diikuti sirene bergelombang. Dampak kebakaran pun meluas, hingga masyarakat sekitar kawasan kilang protes dengan menggelar aksi demonstrasi.
Di tengah upaya pemadaman kebakaran, kericuhan pecah di luar kawasan kilang. Massa aksi terlibat saling dorong hingga lempar benda ke arah kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan.
Massa aksi baru membubarkan diri usai aparat menurunkan water canon dan menembakan gas air mata, hingga menerjunkan anjing pelacak.
Di sisi lain, kebakaran yang terjadi dalam area kilang juga berhasil dipadamkan. Korban kebakaran mendapat penanganan intensif. Distribusi BBM juga tetap normal.
Usai kegiatan, General Manager PT KPI Unit Balikpapan Wahyu Sulistyo Wibowo menjelaskan, simulasi atau latihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan di internal Pertamina maupun dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), juga para stakeholder.
“Dalam kejadian seperti ini, tentu Pertamina akan lebih konsen pada kondisi di dalam atau area kilang. Tapi bilamana ada gangguan dari luar, tentunya kita membutuhkan dukungan dari Forkopimda yang ada di sini,” kata Wahyu kepada awak media.
Simulasi tersebut juga dimonitor langsung oleh jajaran direksi serta komisaris Pertamina yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Langsung dimonitor pusat. Kekurangan apa yang ada di sini nanti jadi pengalaman di unit operasi yang lain, termasuk bagaimana kita berkolaborasi dengan Forkopimda,” ungkapnya.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Thirdy Hadmiarso yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengharapkan agar simulasi menjadi prosedur operasi standar dalam penanganan kedaruratan.
“Untuk penanganan demo kita lakukan sesuai prosedur. Apabila ada masyarakat yang berunjuk rasa dan ada yang memproduksi kami mengupayakan proses penanganan dijalankan dengan baik,” ucap Thirdy.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *