background img

LATIH WARGA PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan mengadakan pelatihan budidaya tanaman pangan sehat keluarga dan budidaya ikan di permukiman padat kawasan Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, Kamis (24/11). Ini merupakan salah satu bagian program warga siaga sehat atau wasiat.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Lifania Riski Nugrahani mengatakan, pelatihan digerakkan oleh kader Posyandu Sejahtera RT 51 Kelurahan Baru Ilir bersama PT KPI Unit Balikpapan.

“Tujuannya untuk meningkatkan wawasan warga agar dapat memanfaatkan lahan yang ada untuk mencukupi kebutuhan pangan sehat dan gizi di skala rumah tangga,” kata Lifania dalam keterangannya, Jumat (25/11).

Para peserta dibekali ilmu pemahaman terkait tanaman dan perikanan. Selain dari aspek pertanian, pemenuhan gizi dari protein hewani juga diberikan dengan cara membudidaya lele dalam ember. Airnya juga difungsikan sebagai pupuk dan media tanam sayuran kangkung.

Tidak hanya itu, masyarakat dan kader juga diberikan pengetahuan dan bekal keterampilan untuk membuat pupuk organik cair (POC) dan fungisida dari bahan-bahan ramah lingkungan dan tidak mengandung unsur kimiawi, sehingga sangat aman untuk digunakan.

“Pupuk dan fungisida ini akan digunakan untuk mendukung budidaya tanaman sehat, buah dan sayur yang menjadi rencana jangka panjang dari program wasiat di Kelurahan Baru Ilir ini,” ungkap Lifania.

Penyuluh Perikanan Lapangan dari Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan Akbar menuturkan, pemukiman yang padat saat ini tidak lagi menjadi halangan kemandirian pangan. Hal tersebut dapat diselesaikan melalui inovasi-inovasi yang saat ini berkembang serta diterapkan dengan tepat.

“Keterampilan ini sangatlah penting. Ketika keluarga sudah mandiri dan dapat mencukupi kebutuhan pangan dan gizi mereka, maka keluarga tersebut tidak lagi bergantung pada pasar. Hal itu akan menekan kebutuhan ekonomi rumah tangga dan masalah kekurangan gizi dapat dicegah dan diatasi,” tutur Akbar.

Dukungan disampaikan Kelurahan Baru Ilir. Pelatihan ini sangat relevan dengan kondisi pemukiman warga di Baru Ilir.

Diharapkan melalui pelatihan ini tercipta kemandirian pangan sehat di tingkat rumah tangga, khususnya di RT 51 Baru Ilir.

“Semoga menjadi percontohan untuk RT lainnya. Terimakasih juga kepada CSR PT KPI RU V yang selalu mendampingi kegiatan masyarakat,” ucap Lurah Baru Ilir, Achmad Munir.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.