background img

LANGGAR PROTOKOL, CAWALI DISKUALIFIKASI

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Penerapan protokol kesehatan merupakan hal yang mutlak dilakukan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak yang saat ini masih masa pandemi Covid-19. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian meminta agar penerapan dan disiplin menjalankan protokol kesehatan harus diterapkan oleh siapapun, termasuk kontestan calon kepala daerah dalam Pilkada mengingat pelaksanaan dilakukan di saat masih pandemik Covid-19.

Ia meminta kepada Bawaslu agar mendiskualifikasi calon kepala daerah yang tidak mematuhi aturan protokol kesehatan terutama saat melakukan kampanye. “Misalnya ada 10 sampai 50 orang, kita semprit. Sekali dua kali tidak diikuti bila perlu didiskualifikasi,” katanya dalam Rapat Koordinasi Daerah di Hotel Novotel Balikpapan, Sabtu (18/7).

Ia meminta kepada masyarakat agar ikut mengawasi setiap kontestan atau calon kepala daerah untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19.”Saya minta masyarakat, jangan pilih kalau ada calon yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, seorang calon yang tidak bisa mengendalikan masa ketika berkampanye tidak layak untuk dipilih. “Kalau terjadi pengumpulan masa besar padahal sudah dilarang, ada arak-arakan, konvoi, lebih baik masyarakat jangan pilih kontestan atau calon-calon kepala daerah seperti itu.

Kenapa? Dia baru mengendalikan 200 sampai 300 orang saja tidak bisa, bagaimana mengendalikan masyarakat yang jumlahnya ribuan, puluhan ribu, bahkan jutaan. Nanti akan lebih parah lagi,” ujarnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *