background img

KPK BEKALI MAHASISWA DAN PELAJAR CEGAH KORUPSI

3 days ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Firly Bahuri mengatakan, upaya pemberantasan korupsi harus diberantas mulai dari akarnya dan jangan sampai korupsi menjadi budaya di masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam Bimbingan Teknis yang dilaksanakan oleh KPK dengan melibatkan sejumlah unsur mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum dengan berbagai profesi.

“Kalau korupsi sudah menjadi budaya, maka sulit diubah. Sehingga kami berupaya untuk mengubah budaya korupsi menjadi budaya antikorupsi,” kata Firly usai melaksanakan Bimtek di Swiss-Belhotel Balikpapan, Rabu (13/10).

Menurutnya, pelaksanaan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi, berperan aktif dalam memberantas korupsi, mulai dari penyadaran, pemahaman bahaya korupsi sehingga mereka tidak ingin terlibat dalam korupsi.

Dalam pelaksanaan Bimtek ini, para peserta dapat memahami tentang korupsi dan menjadi agen untuk KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi. “Mereka juga kita bangun integritas agar tidak terlibat dalam kasus korupsi. Juga kita harapkan dengan adanya kegiatan bimbingan teknis ini anak-anak bangsa, anak-anak Kalimantan Timur, pemberian pemahaman tentang bahaya korupsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apabila berbicara kerentanan tentang bahaya korupsi itu bisa terjadi di mana saja, makanya KPK selalu memberikan bimbingan terkait daerah yang rawan terjadi korupsi agar terbangun pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik-praktik korupsi.

“Kita meminta kepada Gubernur, DPRD dan instansi lainnya untuk melakukan pemetaan di mana yang rentan terjadi korupsi, dengan melakukan perbaikan sistem karena dengan sistem yang baik tidak akan terjadi korupsi,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *