background img

KORBAN BERTAMBAH, POLISI TELUSURI ALIRAN DANA

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Korban kasus investasi bodong dengan tersangka PN (19) terus bertambah. Belakangan, ada sekitar sepuluh korban lagi yang melapor ke Polresta Balikpapan.

“Iya, dalam beberapa hari terakhir ini ada yang melapor. Sekitar sepuluh korban. Sebelumnya itu 220 orang,” kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Rabu (29/9).
Kasus ini, lanjut Rengga, masih dalam pengembangan lebih lanjut. Pihaknya tengah melakukan penelusuran terhadap rekening koran pelaku untuk mengetahui aliran dana hasil kejahatan tersebut.

“Kita lagi telusuri, aliran dananya itu ke mana saja. Yang kita tampilkan pada saat pers rilis kemarin itu adalah aset-asetnya yang ia beli pakai uang hasil kejahatannya,” ucap Rengga.

Seperti diketahui, PN yang masih berstatus mahasiswi salah satu universitas swasta di Balikpapan itu ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan pada 24 September 2021 di rumahnya kawasan Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota (Balkot).

Remaja berparas cantik itu terbukti melakukan aksi penipuan berkedok investasi. Jumlah korban saat itu sebanyak 220 orang, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti di antaranya IPhone 12 Pro Max 2 unit, PS 5, Iphad, laptop, sepeda motor merek Yamaha WR 155, tas-tas bermerek, rekening tabungan, dan perlengkapan kecantikan.

Kini PN mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Balikpapan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 378 dan 372 KHUP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas empat tahun penjara.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *