background img

KONSUMSI AVTUR MENINGKAT

4 days ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Musim haji tahun 2022 ini dipastikan membuat konsumsi avtur sebagai bahan bakar pesawat udara meningkat. Diprediksi sekitar dua sampai tiga persen untuk pemberangkatan. Akan besar ketika pemulangan, meningkat sekitar 12 sampai 15 persen.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan pun memastikan ketersediaan avtur telah mencukupi untuk penerbangan jemaah haji di Kalimantan. Satuan Tugas (satgas) Penerbangan Haji juga telah dibentuk.
“Untuk layanan penerbangan haji tahun 2022 ini sudah kami persiapkan untuk refueling (pengisian) bahan bakar pesawat udara, di antaranya empat kendaraan refeuler dengan kapasitas 40 KL,” kata Albert Efendi, selaku Region Manager Corp. Opt. & Serv. Kalimantan, Selasa (21/6).
Diketahui, pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji di Embarkasi Balikpapan dijadwalkan pada Rabu, 22 Juni 2022. Menggunakan pesawat udara jenis Airbus 330-300 dari Garuda Indonesia.
Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan akan melayani tujuh kloter. Jumlah yang sama juga berlaku untuk Bandara Syamsuddin Noor di Banjarmasin. “Sudah kami siapkan juga personel supaya bisa melayani dengan ideal, juga dibentuk tim satgas untuk layanan penerbangan haji,” tuturnya.
Penerbangan haji dari Balikpapan maupun Banjarmasin tidak langsung menuju Jeddah, Arab Saudi. Melainkan transit di Bandara Kualanamu Medan. “Kalau penerbangan ke Kualanamu sekitar dua jam, sehingga refueling sekitar 16 sampai 25 KL. Tidak terlalu banyak,” ungkapnya.
Berbeda halnya untuk pemulangan. Diterbangkan langsung dari Jeddah menuju Balikpapan atau Banjarmasin. Sehingga membutuhkan bahan bakar cukup banyak. “Sekitar 60 KL per pesawat tipe A330-300,” ucapnya.
Adapun total stok yang tersedia di Depo Pengisian Pesawat Udara Sepinggan sebanyak 3×1.000 KL yang diperuntukkan bagi seluruh penerbangan. “Tidak hanya untuk layanan haji saja,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.