background img

KOMPLOTAN PEMBOBOL BRANKAS DIRINGKUS

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sepandai-pandainya tupai melompat, sekali waktu akan jatuh juga. Peribahasa tersebut tampaknya sangat tepat untuk menggambarkan nasib tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial MY (37), JA (37) dan ID (41).

Ketiganya diringkus oleh Jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Timur setelah berulangkali melakukan aksi pembobolan brankas beberapa perusahaan di wilayah Kota Balikpapan.

Aksi terakhir yang dilakukan oleh MY bersama komplotannya terjadi pada 5 April 2021 di salah satu perusahaan yang terletak di Jalan Mulawarman, Batakan, Balikpapan Timur.
Saat itu, sekira pukul 03.00 Wita dini hari para pelaku masuk ke dalam ruangan accounting dan ruangan HRD perusahaan tersebut. Kemudian membobol sebuah brankas berisi uang sebanyak Rp 112.300.000.
Usai menggasak uang ratusan juta di brankas, para pelaku selanjutnya memeriksa laci meja yang ada di ruang accounting. Hasilnya didapati uang tunai sebanyak Rp 21 juta.
“Jadi, total uang yang diambil pelaku saat aksi terakhir tanggal 5 April 2021 itu Rp 133 juta. Itu yang menjadi kerugian korban,” kata Waka Polresta Balikpapan AKBP Sebpril Sesa saat pers rilis di Polresta Balikpapan, Rabu (7/4).
Usai melancarkan aksinya, para pelaku meninggalkan perusahaan tersebut. Pagi harinya sekira pukul 07.30 Wita, pelapor yang merupakan salah satu karyawan perusahaan melihat pintu ruang accounting dan ruangan HRD dalam keadaan terbuka dan rusak.
“Pelapor selanjutnya menghubungi security untuk bersama-sama ke dalam ruangan. Merekapun melihat brankas sudah dalam keadaan terbuka. Uang di dalamnya juga sudah hilang, termasuk uang di laci meja ruang accounting juga ikut hilang,” ungkap AKBP Sesa.
Merasa keberatan, pihak perusahaan lantas bergegas ke Polsek Balikpapan Timur untuk membuat laporan. Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
“Laporan awal di Polsek Balikpapan Timur. Dalam penyelidikannya dibackup oleh Satreskrim Polresta Balikpapan. Hasilnya dalam waktu kurang lebih satu kali 24 jam, tersangka berhasil diamankan di Kelurahan Damai,” ucapnya.
Selain tiga pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa tiga unit brankas dalam keadaan rusak. Kemudian dua buah linggis yang digunakan pelaku untuk membobol brankas.
“Barang bukti ini dari dua LP yang kita tangani. Masih kita kembangkan lagi, karena ada tiga LP. Namun yang sekarang ini baru dua LP yang terungkap. Ini kita masih selidiki keterkaitan antara satu LP dengan LP yang lain,” tandasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP. Dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *