background img

KIRIM 2 SAMPEL DETEKSI OMICRON

5 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Varian Omicron telah terdeteksi di Indonesia. Kasus pertama berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru tiba dari Nigeria. Tentu hal tersebut perlu diwaspadai, agar penyebarannya tidak meluas.
Antisipasi dini pun dilakukan oleh daerah. Salah satunya Kota Balikpapan. Dinas Kesehatan Kota ( DKK) telah mengirimkan dua sampel ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, sampel yang dikirim diperiksa dengan metode Whole Genome Sequencing (WGS) di Puslitbangkes untuk mendeteksi kemungkinan adanya varian Omicron.
“Kita memang ada mengirim dua sampel. Pertama tanggal 24 November dan yang kedua 17 Desember, namun belum ada hasil pemeriksaannya,” kata wanita yang akrab disapa Dio itu, Rabu (22/12).
Sampel yang dikirim pertama, lanjut Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan itu, berasal dari kru kapal asing yang masuk perairan Balikpapan. Sesuai ketentuan, jika dari luar negeri wajib dilakukan screening di tengah merebaknya varian Omicron.
“Yang kru kapal itu memang wajib screening, ketika akan masuk wilayah perairan kita. Yang melakukan teman-teman di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan),” ungkap Dio.
Sampel kedua dari seorang yang akan masuk ke lokasi. Kini DKK pun tengah menunggu hasil pemeriksaannya. Diharapkan bisa cepat keluar, untuk bisa menentukan langkah selanjutnya.
“Kita tunggu saja karena waktu varian Delta yang lalu juga cukup lama. Kita menunggu tiba-tiba keluar banyak. Kita harapkan supaya yang dari Puslitbangkes ini bisa cepat hasilnya,” ucap Dio.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.