background img

KILANG TERBAKAR, SATU TEWAS

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Musibah kebakaran terjadi di kawasan Kilang Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional, Minggu (15/5). Api muncul di Plant 5, Unit Hydro Skimming Complex dan berhasil dikendalikan sekitar sekitar satu jam pada pukul 11.31 Wita.
Ely Chandra, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balikpapan menjelaskan, saat ini Plant 5 dihentikan operasionalnya untuk sementara. Plant ini menghasillan bahan baku gasoline.
“Untuk memenuhi kebutuhan produksi bahan baku akan dilakukan pengoptimalan stok di tangki dan pengaturan produksi di kilang Balikpapan,” kata Chandra dalam keterangan persnya.
Saat ini tim internal terus melakukan upaya recovery operasional Kilang Balikpapan agar segera kembali beroperasi maksimal. Untuk sementara waktu, alih suplai sedang disiapkan, berkoordinasi dengan Pertamina Group untuk memastikan tidak adanya gangguan dalam suplai BBM kepada masyarakat.
Tim penanganan di Kilang Balikpapan juga saat ini tengah fokus melakukan penanganan korban. Terdapat tiga orang luka bakar yang merupakan pekerja Pertamina. Saat ini tengah dilakukan upaya perawatan maksimal di RS Pertamina Balikpapan.
“Dua orang korban yang terpapar panas yang merupakan pekerja dari kontraktor telah selesai perawatan di klinik dan telah kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan satu orang lagi tidak berhasil diselamatkan merupakan pekerja kontraktor,” ungkapnya.
Kilang Balikpapan dan perusahaan tempat korban bekerja akan memastikan almarhum mendapatkan penanganan terbaik terkait dengan hak-haknya, seraya menyiapkan kebutuhan lain yang diperlukan.
GM Kilang Balikpapan, Wahyu Sulistyo Wibowo mengungkapkan rasa bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya korban. Dan memohon maaf kepada keluarga bahwa setelah upaya maksimal yang telah diberikan korban tidak dapat diselamatkan.
“Kami akan memastikan penanganan akan dilaksanakan semaksimal mungkin kepada semua korban,” ucap Wahyu.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.