background img

KETUA DAN SEKRETARIS PARTAI PENDUKUNG WAJIB HADIR

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mewajibkan setiap ketua dan sekretaris partai pendukung harus hadir ketika bakal calon kepala daerah mendaftar.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, sesuai peraturan KPU tentang proses pendaftaran calon kepala daerah di Pilkada serentak, ketua dan sekretaris partai politik pendukung di tingkat kota wajib hadir ketika bakal calon kepala daerah mendaftar.

Syarat ini merupakan hal mutlak dalam proses verifikasi bakal calon kepala daerah ketika mendaftar. Apabila ada ketua dan sekretaris partai pendukung yang tidak hadir, maka jumlah dukungan yang diserahkan akan dicoret dari daftar jumlah dukungan politik yang diperoleh oleh bakal calon. Dan hal tersebut bisa berakibat tidak diluluskannya bakal calon ketika hasil perhitungan jumlah dukungan partai politik yang hadir tidak mencukupi.

“Sesuai dengan aturan Pilkada bahwa setiap partai politik harus menghadirkan ketua dan sekretaris partai pendukungnya, kalau tidak jumlah dukungan dari partai yang tidak hadir akan dicoret dan kalau jumlah dukungan bakal calon tidak mencukupi bisa menggugurkan dalam proses pendaftaran,” katanya ketika diwawancarai wartawan di Aula Kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (2/9).

Selain itu, menurut Toha, sesuai dengan aturan Pilkada, tidak hanya ketua dan sekretaris partai pendukung yang wajib hadir dalam pendaftaran, namun kedua pasangan bakal calon kepala daerah juga harus hadir, tidak boleh diwakilkan. Apabila salah satu pasangan bakal calon tidak hadir, maka bakal calon yang bersangkutan dapat terancam gugur ketika melakukan proses verifikasi dalam proses pendaftaran.

Apabila ada bakal calon kepala daerah atau ketua serta sekretaris partai pendukung tidak hadir, maka yang bersangkutan wajib menyampaikan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti melampirkan surat keterangan sakit dari dokter sehingga berhalangan hadir.

Dalam kesempatannya, Toha juga menjelaskan terkait aturan pendaftaran calon kepala daerah yang dijadwalkan akan mulai dibuka pada tanggal 4 hingga 6 September 2020 mendatang.

Setiap pasangan bakal calon kepala daerah hanya diperbolehkan membawa masing-masing dua perwakilan partai pendukung yakni ketua dan sekretaris. Sedangkan untuk liaison officer (LO) juga dibatasi maksimal 2 orang.

Ia menghimbau, agar pasangan bakal calon kepala daerah tidak membawa simpatisan ketika melakukan pendaftaran di KPU Kota Balikpapan.

“Kalau pengalaman dari Pilkada sebelumnya itu biasanya kalau pasangan calon mendaftar ramai-ramai kita juga tidak bisa menolak, nanti kita akan menyediakan tenda di halaman sekretariat, tidak boleh masuk ketika verifikasi, ” ujarnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *