background img

KETERISIAN RUMAH SAKIT MENURUN

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dua minggu penerapan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) tenyata berpengaruh pada keterisian di rumah sakit. Dari yang awalnya mencapai 90 persen menjadi 80 persen.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Balikpapan yang juga juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty saat diwawancarai awak media pada operasi pendisiplinan di Pasar Klandasan, Minggu (31/1) pagi.

Menurutnya, mungkin tidak banyak yang mengamati bahwa ada pengaruh pelaksanaan PPKM selama dua minggu terhadap keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit.

“Untuk ICU memang masih penuh, sama kondisinya dengan sebelum PPKM. Tapi tempat tidur isolasi di rumah skait itu menurun. Sebelum PPKM keterisiannya itu 90 persen lebih, setelah dua minggu PPKM sekarang turun di 80 persen,” katanya.

Wanita yang akrab disapa Dio itu pun meminta agar melihatnya dari banyak sisi, untuk menganalisa dampak dari PPKM dua minggu kemarin. “Bukan hanya penutupan resto atau kafe, banyak sisi untuk menganalisanya,” ujar Dio.

Apalagi PPKM dilanjutkan hingga dua minggu ke depan. Namun dengan beberapa kelonggaran. Di mana fokusnya adalah pembatasan di lingkungan serta di perkantoran serta perusahaan.

“Jadi pergerakan orang di lingkungan itu yang dibatasi. Termasuk juga pembatasan di perkantoran dan perusahaan,” ungkap wanita berjilbab itu.

Ia pun mengimbau untuk tidak terlalu banyak tugas ke luar daerah sementara waktu. Termasuk juga untuk tidak banyak menggelar pertemuan di perusahaan atau pun perkantoran.

“Terutama kegiatan yang bersifat rapat yang kemudian makan bersama. Karena banyak sekali penularan dari situ,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *