background img

KEPASTIAN HAJI PERTENGAHAN RAMADAN

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kementerian Agama berencana akan mengumumkan kepastian keberangkatan bagi calon jemaah haji asal Indonesia pada pertengahan bulan suci Ramadan nanti.

“Berdasarkan arahan dari Wakil Menteri Agama tadi bahwa pemerintah Arab Saudi akan memberikan kepastian terkait pelaksanaan ibadah haji pada pertengahan Ramadan nanti,” kata Kasi Bina Haji Reguler dan Advokasi Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Kabul Budiono kepada wartawan usai menghadiri rapat koordinasi haji 2021 di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Kamis (8/4).
Ia menjelaskan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi, namun apabila hingga batas waktu yang ditentukan belum ada keputusan maka pihaknya terpaksa akan membatalkan jadwal keberangkatan pada tahun ini.
“Kalau memang nanti dari Pemerintah Arab Saudi ternyata tidak juga membuat keputusan hingga waktunya sangat terbatas, maka kita akan memutuskan seperti tahun sebelumnya untuk tidak memberangkatkan lagi calon jemaah haji, seperti tahun lalu,” jelasnya.
Keputusan itu menyangkut boleh tidaknya, calon jemaah haji asal Indonesia untuk mengikuti pelaksanaan haji di Arab Saudi. Serta aturan protokol kesehatan yang wajib diterapkan kepada calon jemaah haji dan juga besaran kuota calon jemaah haji yang diperbolehkan, apakah tetap 100 persen dari jumlah calon jemaah haji atau hanya separuhnya.
“Sampai saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah Arab Saudi terkait besaran kuota yang diperbolehkan untuk mengikuti ibadah haji. Apakah 50 persen dari kuota yang ada atau berapa, untuk saat ini kita masih tetap mempersiapkan 100 persen dari calon jemaah haji yang ada,” terangnya.
Ia mencatat total calon jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Provinsi Kalimantan Timur tercatat 2.586 calon jemaah haji.
Apabila diputuskan hanya diperbolehkan separuh atau 50 persen dari kuota calon jemaah haji yang diberangkatkan, maka pihaknya akan menetapkan berdasarkan nomor urut kursi masing-masing calon jemaah haji.
“Kalaupun nanti pemerintah Arab Saudi kemudian memutuskan hanya memperbolehkan sekitar 50 persen dari jumlah kuota yang ada, kita akan membuat skala prioritas berdasarkan nomor urut kursi.
Sehingga belum ada keputusan terkait adanya wacana bahwa akan diputuskan berdasarkan skala umur ataupun lain-lainnya,” tegasnya.
Saat ini, lanjutnya, sekitar 90 persen calon jemaah haji di wilayah Kalimantan Timur telah diberikan vaksinasi Covid-19. Sisanya masih menunggu untuk divaksinasi karena kondisi kesehatan yang tidak mendukung saat akan divaksin.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *