background img

KENAIKAN GAJI PNS TUNGGU JUKNIS

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN -. Pemerintah Kota Balikpapan hingga saat ini masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terkait rencana kenaikan perhitungan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Kota Balikpapan Madram Muhyar mengatakan, pihaknya saat ini belum melakukan perubahan terhadap mekanisme perhitungan pembayaran gaji PNS pada tahun 2021.

Pihaknya, lanjut Madram, masih menunggu perhitungan pembayaran berdasarkan aturan sebelumnya yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.

“Sampai saat ini memang belum ada arahan dari Pemerintah Pusat, kita masih terapkan pola yang lama,” kata Madram yang akrab disapa Memet tersebut kepada wartawan, Kamis (11/2).

Penyusunan ulang gaji PNS tengah dalam rencana Badan Kepegawaian Negara (BKN). Nanti dalam aturan yang baru, gaji PNS yang biasanya terdiri dari banyak komponen diubah menjadi hanya gaji dan tunjangan saja.
Skema gaji akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan. Sedangkan, skema tunjangan terdiri dari tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan.

Tunjangan kinerja akan didasarkan pada capaian kinerja masing-masing PNS. Serta, tunjangan kemahalan dihitung dari indeks harga yang berlaku di daerah masing-masing.

“Saya masih belum mendalami aturannya, kalau dari sisi penganggaran kita masih menerapkan pola perhitungan gaji yang lama,” terangnya.

Menurut Memet, berdasarkan informasi yang diterimanya, perubahan materi perhitungan gaji PNS akan lebih menekankan pada tenaga fungsional.

Dalam menjalankan aturan tersebut, pihaknya juga menunggu data dari pemerintah pusat terkait penentuan kategori pegawai mana saja yang masuk dalam kategori fungsional untuk berubah perhitungan mekanisme penggajiannya.

“Sebenarnya yang menentukan jumlah tenaga fungsional yang ada di kota Balikpapan itu masih ditemukan oleh BKSDM (Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Balikpapan), karena kita ni sifatnya hanya membayarkan gaji saja,” ungkapnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *