background img

KEMBALI TEMUKAN BARANG TERLARANG

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan kembali melakukan razia kamar hunian para warga binaan, Selasa (21/9) malam.

Giat tersebut sebagai upaya mendukung arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang aksi Zero Handphone di Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) seluruh Indonesia.

Kegiatan diawali dengan apel dan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kanwil Kaltim, Jumadi.

“Kegiatan ini sebagai komitmen kami jajaran pemasyarakatan dan siap untuk membersihkan aksi Zero Handphone di dalam Lapas dan Rutan seluruh Indonesia, juga sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Jumadi dalam siaran pers yang diterima KPFM.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian regu penggeledahan. Petugas kemudian menyisir empat blok yang ada di Lapas Kelas IIA Balikpapan, di antaranya Blok B, Blok C, Blok D, dan Blok E,

Adapun sasaran penggeledahan adalah barang-barang terlarang yang tercantum dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan Dan Rumah Tahanan Negara.

Hasil razia ditemukan barang terlarang berupa sendok, paku, dan potongan kuku. Sementara untuk handphone dan narkoba tidak ada.

“Barang hasil razia kami inventarisir dan didata, untuk selanjutnya dimusnahkan,” ungkap Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Pujiono Slamet.

Kegiatan ini, lanjut Pujiono, adalah bentuk nyata dalam mendukung perintah Dirjenpas untuk Zero Handphone di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia serta komitmen dalam mendukung arahan tersebut.

“Dan juga akan secara terus menerus melakukan kegiatan penggeledahan kamar hunian untuk meminimalisir timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga keadaan Lapas Kelas IIA Balikpapan selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *