background img

KELUAR MASUK PENDATANG DIPERKETA

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan mengaktifkan kembali sejumlah posko untuk mengawasi jumlah pendatang.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjadi, yang telah mendudukkan Kota Balikpapan sebagai zona merah.
Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan, pihaknya saat ini masih terus memantau perkembangan penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam satu hingga dua pekan ke depan. Apabila terus terjadi lonjakan, maka akan segera diberlakukan posko penjagaan di sejumlah pintu masuk.
“Pembangunan posko tersebut akan dilaksanakan dengan melihat perkembangan penyebaran Covid-19 di kota Balikpapan dalam 1 atau 2 minggu ke depan nanti. Kita yang punya tempat, itu kan ada 6 yakni, yang lintas Samarinda di Jalan Soekarno Hatta, lintas Kukar di Jalan Mulawarman, pelabuhan Kampung Baru, Pelabuhan Kariangau, Pelabuhan Semayang dan Bandara Sepinggan,” katanya kepada wartawan, Jumat (11/2).
Menurut Zulkifli, pihaknya saat ini masih melakukan pembahasan untuk pengoperasian pokso tersebut.
Posko ini akan bertugas untuk melakukan pengecekan seperti ketika pelaksanaan pengamanan saat nataru sebagai syarat kesehatan untuk masuk ke kota Balikpapan.
Dengan berlakunya posko ini, maka pendatang dari luar daerah diwajibkan untuk menunjukkan hasil pemeriksaan antigen sebagai syarat kesehatan untuk masuk ke kota Balikpapan.
Bagi masyarakat yang tidak dapat menunjukkan surat kesehatan hasil pemeriksaan antigen akan dipaksa putar balik seperti pengamanan saat nataru lalu.
“Untuk pendekatan dalam kota belum kita wacanakan, paling kita akan melaksanakan untuk membangun posko terlebih dahulu di wilayah perbatasan,” pungkasnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.