background img

KEJARI ENDUS DUGAAN KORUPSI DI PETI KEMAS

6 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi di Pelabuhan Peti Kemas Balikpapan.

Saat ini pihak Kejaksaan pun tengah melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. Setidaknya sudah sekitar 12 saksi yang telah dimintai keterangan.

“Perkara ini juga telah ditingkatkan kepada proses penyidikan. Sesuai dengan UU No 8 Tahun 1981 atau KUHAP bahwa substansi dari penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengumpulkan alat bukti guna menentukan tersangka,” kata Kasi Intelijen Kejari Balikpapan Oktario Hutapea saat konferensi pers, Selasa (8/12) siang.

Perkara ini, lanjut Oktario, berawal informasi dari masyarakat terkait adanya penyalahgunaan wewenang. Berupa pemberian izin pelabuhan atau jetty batu bara di kawasan Pelabuhan Peti Kemas dari PT Kariangau Kaltim Terpadu (KKT) kepada PT Kace Berkah Alam (KBA).

Dari laporan tersebut, tim intelijen Kejari melakukan penyelidikan guna membuktikan. Dan benar, ditemukan ada penyelewengan izin yang melibatkan dua perusahaan.

“Tepatnya perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam hal penyalahgunaan kewenangan pada kawasan pelabuhan Peti Kemas PT KKT yang di Balikpapan kepada PT KBA,” ungkapnya.

Padahal PT KKT tersebut sebatas mengantongi izin berupa terminal Peti Kemas. Namun pelaksanaannya tidak sesuai izin.

“PT KKT ini perizinannya diberikan oleh Menteri Perhubungan khusus untuk terminal Peti Kemas. Namun pada pelaksanaannya digunakan sebagai bongkar muat curah padat batu bara,” tuturnya.

Dalam proses pelaksanaannya, juga ditemukan banyak hal yang tidak memenuhi tahapan ketentuan. Seperti perudang-undangan maupun peraturan menteri.

“Misalnya syarat untuk menunjukkan tarif dan sebagainya. Di mana pada pelaksanaannya ini sangat menguntungkan PT KBA. Artinya potensi keuangan negara yang masuk sangat minim sekali,” ucapnya.

Pihak kejaksaan pun berkomitmen menuntaskan perkara ini dalam waktu dekat. Dalam hal ini untuk menentukan siapa yang menjadi tersangka. “Semoga dalam waktu dekat bisa ditetapkan siapa tersangkanya,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *