background img

KBM TATAP MUKA WAJIB PROKES KETAT

12 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Angin segar bagi dunia pendidikan. Sebab, dalam waktu dekat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan akan melakukan simulasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Namun, tidak semua sekolah diberi izin. Pada tahap awal, hanya sekolah di wilayah zona kuning. Yakni di Kelurahan Teritip Balikpapan Timur dan Kelurahan Kariangau Balikpapan Barat.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Balikpapan Yudi mengaku setuju apabila skema pembelajaran tatap muka bagi siswa mulai disimulasikan.

Kendati demikian, Yudi mengingatkan adanya hal-hal yang wajib diperhatikan dalam pelaksanaan simulasi itu. Ia menekankan, penerapan protokol kesehatan harus benar-benar secara ketat.

“Soal rencana simulasi itu saya sangat setuju. Sepanjang itu dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, agar tidak muncul cluster baru Covid-19,” kata Yudi saat dihubungi KPFM melalui sambungan seluler, Rabu (4/10).

Yudi menilai pembelajaran daring yang selama ini diterapkan tidak maksimal. Dan tidak bisa membentuk karakter para siswa itu sendiri.

“Tidak maksimal, anak-anak bosan. Belajar daring juga tidak membentuk karakter siswa. Karena mereka selalu berhadapan dengan android,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Iwan Wahyudi juga menyambut baik rencana dari Disdikbud tersebut. Sepanjang protokol kesehatan berjalan dengan baik.

“Saya dari Komisi lV sangat mensupport. Sepanjang dapat izin dari Satgas Covid-19. Artinya dengan pertimbangan kesehatan. Sepanjang protokol kesehatan itu berjalan dengan baik ” ungkap Iwan.

Iwan mengusulkan agar setiap sekolah membuat jadwal yang teratur. Setiap pertemuan hanya boleh dihadiri setengah atau 50 persen dari jumlah total siswa setiap kelas.

“Misalnya, Senin, Rabu dan Jumat, hanya setengah dari jumlah anak yang masuk kelas. Diselingi dengan kehadiran anak-anak di hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Jadi tidak bisa dibuka seratus persen dulu,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin telah memiliki data sekolah mana saja yang berada di wilayah zona kuning tingkat Kelurahan.

Yakni di Kelurahan Teritip Balikpapan Timur tiga sekolah, SMP 13, SMP IT Al Azhar, dan SMP Darul Azhar. Kemudian di Kelurahan Kariangau Balikpapan Barat dua sekolah, SMP 16 dan SMP 21.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *