background img

KASUS PMK DITEMUKAN DI BERAU, BALIKPAPAN WASPADA

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan meningkat kewaspadaan terhadap potensi ancaman penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak.
Hal itu dilakukan terkait adanya temuan
kasus suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ditemukan pada seekor sapi di Kabupaten Berau oleh Dinas Peternakan Kabupaten Berau ke Pemerintah Provinsi Kaltim melalui DPKH Kaltim.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan Heria Prisni mengatakan bahwa sampai saat ini memang belum ada temuan kasus PMK di Kota Balikpapan.
Meski demikian, lanjut Heria, pihaknya akan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit PMK terhadap hewan ternak yang ada di Kota Balikpapan.
“Untuk Berau itu memang belum masuk ke sini tapi kita kan waspada, karena kota tetangga kita atau inliner kita sudah ada yang terpapar virus PMK ini. Tapi masih gejala klinis dan menunggu hasil lab,” kata Heria ketika diwawancarai wartawan di Balai Kota Balikpapan, Senin (13/6).
Ia menerangkan dari informasi yang diterima saat ini, secara klinisnya sudah ada lima ekor sapi terindikasi namun untuk positif atau tidaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lab di Surabaya.
Adapun gejala klinisnya untuk hewan yang diduga terpapar virus PMK ini di antaranya mulutnya sariawan, bibirnya pecah-pecah, dan di kakinya ada sedikit melepuh.
Untuk mengantisipasinya, menurut Heria, pihaknya akan memperketat serta berkoordinasi dengan Balai Karantina, dengan menjalankan benar-benar SOP sebelum hewan ternak masuk ke Balikpapan. Di antaranya harus dilakukan karantina dan ketika datang ke sini juga harus di karantina.
“Sebelum dikeluarkan surat sertifikat dari karantina bahwa hewan tersebut layak untuk dipasarkan atau dikonsumsi maka kita tidak akan surat kesehatan hewan. Dan kami menyampaikan kepada masyarakat belilah hewan kurban yang sudah ada sertifikatnya cari Dinas,” pungkasnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.