background img

KASUS NAIK, BELUM ADA RENCANA RS DARURAT

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur belum berencana untuk membangun rumah sakit darurat untuk menanggulangi peningkatan jumlah pasien Covid-19.

Meski berdasarkan laporan hampir seluruh ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Provinsi Kaltim sudah penuh.

“Belum terpikirkan ke sana. Rumah sakit hampir penuh tempat tidurnya,” kata Gubernur Kaltim Isran Noor usai menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (29/6).

Ia menjelaskan, penerapan PPKM mikro yang selama ini dilaksanakan sudah efektif dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Saya bersama pak wali kurang happy nih. Terus terang saja, nggak happy. Mikirkan bagaimana kesehatan masyarakat seminggu terakhir. Kita sudah terapkan PPKM mikro, kita lakukan terus bahkan ke tingkat RT. Sebenarnya efektif, tapi karena orang sudah masuk maka harus diisolasi. Sebenarnya masyarakat Kaltim itu taat. Pakai masker walaupun pasang di bawah dagu, taat juga namanya. Ada juga di pasar-pasar, banyak juga di atas kepala pasangnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tidak bisa menyebutkan secara rinci penyebab peningkatan penyebaran Covid-19. Namun ia menengarai bahwa peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim merupakan dampak dari kegiatan mudik Lebaran, karena peningkatan ini tidak terjadi hanya di Kaltim namun secara nasional.

“Kebijakan sudah kita lakukan. Itu kita juga nggak ngerti darimana munculnya, meningkatnya itu. Jadi sudah tak jelas lagi klasternya. Yang pasti setelah terjadi mudik, terjadilah peningkatan yang luar biasa.

Baik Kaltim maupun nasional. Apalagi Balikpapan ini tempat orang bekerja. RDMP, orang dari kabupaten kota lain singgahnya di sini,” ungkapnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *