background img

KASUS MENURUN, OPSI PTM DIPERTIMBANGKAN

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kembali mempertimbangkan rencana untuk membuka kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah.

Rencana itu kembali dipertimbangkan seiring dengan penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan, dalam sepekan terakhir, hanya berkisar 100an kasus.

“Kita lihat dulu, kalau memang melandai, status Balikpapan juga gak pedas-pedas amat, sedang saja pedas, sesuai regulasi bisa saja kita tinjau,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud kepada wartawan, Jumat (20/8).

Sesuai dengan kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim telah membuka bagi kabupaten-kota yang berada wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-3 untuk melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Atas kebijakan tersebut, Rahmad menjelaskan masih melihat perkembangan penyebaran Covid-19, sesuai dengan jadwal PPKM level 4 di Kota Balikpapan yang berlaku hingga 23 Agustus 2021 ini.

“Kalau itu status Balikpapan sudah turun levelnya, bisa saja kita tinjau untuk membuka kembali kegiatan PTM di siswa-siswa sekolah. Sekarang kan memang belum, nanti kita tinjau, karena memang status PPKM level 4 kita sampai tanggal 23,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan mengikuti regulasi yang ditetapkan, apabila sudah turun level menjadi level 3, tidak menutup kemungkinan untuk membuka kembali kegiatan pembelajaran tatap muka.

Rencananya pembelajaran tatap muka akan dilakukan sesuai dengan kondisi zona di masing-masing wilayah. Pembelajaran tatap muka tidak dibuka untuk wilayah di zona merah.

“Nanti dilihat dulu zonanya, kalau sudah hijau diperbolehkan, kalau merah nanti dulu. Kan kita juga bertahap dulu, menyesuaikan zonanya. Jangan sampai kota teledor, zumawa dengan kondisinya, khawatirnya kondisi malah naik lagi,” pungkasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *