background img

KASUS ISOLASI DISERAHKAN KE DISNAKER

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Satuan Gugus Covid-19 Kota Balikpapan menyerahkan penanganan laporan dugaan yang menyebutkan salah satu perusahaan melarang karyawannya melakukan isolasi mandiri ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan.

“Untuk saat ini, perusahaan yang bersangkutan masih dalam proses penanganan oleh Disnaker,” kata Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Zulkifli kepada wartawan, Selasa (2/3).

Menurut Zulkifli, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Disnaker dalam menentukan tindak lanjut laporan tersebut.

Menurut Zulkifli, sesuai dengan prosedur, apabila perusahaan yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran, maka pihaknya akan melakukan peneguran atau menyurati perusahaan yang bersangkutan.

“Sesuai dengan aturan yang berlaku maka kita akan mengarah pelanggaran ini sebagai upaya menghalang-halangi tindakan karantina,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan Covid-19 di masyarakat termasuk di lingkungan perusahaan, pihaknya menerapkan aturan 3T yakni testing, tracing dan treatment.

Bagi warga terindikasi melakukan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka direkomendasikan untuk melakukan isolasi mandiri selama 11 hari, meski belum dilakukan pemeriksaan kesehatan baik rapid antigen atau PCR.

“Rekomendasinya, bagi mereka yang melakukan kontak erat itu langsung isolasi 11 hari, bahkan tanpa tes sekalipun. Tapi kan 11 hari ini sangat berharga bagi perusahaan,” ujarnya.

Untuk itu, diperlukan kesadaran dari masing-masing perusahaan untuk mendukung upaya pencegahan penanganan Covid-19, karena apabila dibiarkan akan sangat berbahaya.

“Karena memang kalau baru melakukan kontak erat itu, ketika diantigen biasanya tidak langsung terdeteksi, memang harus tetap ditindaklanjuti dengan PCR. Kondisi ini harus disadari oleh perusahaan, karena ketika yang bersangkutan ini melakukan kontak erat dengan pasien positif ini akan sangat berbahaya,” ungkapnya.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *