background img

KAPAL NELAYAN TENGGELAM, SATU HILANG

12 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Insiden nahas menimpa delapan orang nelayan asal Kota Balikpapan. Kapal yang mereka tumpangi tiba-tiba karam dan tenggelam di perairan Teluk Balikpapan pada Kamis (29/10) sore.

Dari kejadian tersebut, satu nelayan dinyatakan hilang dan hingga kini belum ditemukan Tim SAR gabungan.

Sementara tujuh orang lainnya berhasil diselamatkan.

Ada pun nelayan yang masih dalam pencarian bernama Shandy. Kemudian yang selamat, yakni Saiful Anwar (28), Aris Sarwanto (28), M Tahir (48), Ruli Hartono (39), Ari Murdani (30), Edi Saputra (24) dan Ajis.

“Total korban seluruhnya delapan orang. Satu masih dalam pencarian,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta saat ditemui di Pelabuhan Chevron, Jumat (30/10) siang.
Melkianus menjelaskan, awalnya kapal tersebut berangkat memancing dari daerah Manggar, Balikpapan Timur pada Kamis (29/10) sekitar pukul 06.00 Wita.

Tujuan mereka adalah memancing di Telak Balikpapan. Namun dalam perjalanan sekira pukul 18.00 Wita kapal mereka menghantam sebuah batang kayu dan menyebabkan kapal karam hingga akhirnya tenggelam.

“Itu kapal sewaan. Dalam perjalanan mereka tambrak batang kayu. Kapal kemudian karam dan tenggelam,” ujarnya.

Usai tenggelam, lanjut Melkianus, para nelayan tersebut terombang-ambing dan bertahan dengan bantuan sterofom.

Namun, sekira pukul 04.00 Wita dini hari salah satu dari mereka yang bernama Shandy menghilang.

“Tadinya mereka semua ini berkumpul. Tapi saat pukul 04.00 Wita dini hari korban yang bernama Shandy sudah tidak terlihat,” ungkapnya.

Pada Jumat 30/10) sekira pukul 07.00 Wita enam nelayan lainnya diselamatkan oleh Kapal MV Lyrik Star yang saat itu kebetulan melintas. Pihak kapal langsung melakukan komunikasi dengan Basarnas Kota Balikpapan.
Merespon laporan tersebut, Basarnas bersama instansi lainnya langsung ke lokasi. Sekira pukul 10.30 Wita enam nelayan tersebut dialihkan ke kapal milik Basarnas dan didaratkan di pelabuhan Chevron, Balikpapan pada pukul 12.00 Wita.

“Yang kita evakuasi ini ada enam nelayan. Kondisinya ada yang luka bakar ringan dan dehidrasi. Mereka langsung mendapat pertolongan medis dan dibawa ke RS Bhayangkara,” ucapnya.

Satu korban lainnya yang bernama Ajis warga Kilometer 5, Balikpapan Utara diselamatkan oleh nelayan yang melintas. Namun, saat ini masih belum diketahui posisinya.

“Satu diselamatkan oleh nelayan ke Manggar. Masih kita cari tahu keberadaannya,” sebutnya.

Sementara, untuk satu orang yang hilang masih dalam pencarian oleh pihaknya. Dan sesuai operasi SAR, akan dilakukan pencarian selama tujuh hari ke depan.

“Saat ini masih dalam pencarian,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *