background img

JUNI PTM DIGELAR LAGI

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Meski sudah pernah menggelar simulasi pada bulan Desember 2020 lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan berencana akan menggelar kembali simulasi pembelajaran tatap muka pada Juni 2021 mendatang.

Mulai ulang ini merupakan salah satu persiapan yang dilakukan oleh Disdikbud dalam mematangkan persiapan pembelajaran tatap muka secara terbatas yang dijadwalkan akan dibuka pada Juli 2021 mendatang.

“Nanti setelah libur Lebaran, kita berencana akan melaksanakan kembali simulasi kegiatan belajar tatap muka sebagai persiapan untuk dibukanya kembali kegiatan belajar tatap muka pada bulan Juli,” kata Muhaimin kepada wartawan, Selasa (6/4).

Menurut Muhaimin, teknis pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka ini tidak berbeda dengan pernah dilaksanakan sebelumnya pada Desember 2021 lalu, pihaknya akan menentukan beberapa perwakilan dari beberapa sekolah dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) hingga ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti kegiatan simulasi.

Untuk saat ini, pihaknya masih menyelesaikan target pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga kependidikan di sejumlah sekolah yang ada di Kota Balikpapan. Total tenaga kependidikan yang sudah divaksinasi tercatat mencapai 3.750 orang dari target 7.000 tenaga guru yang ada di Kota Balikpapan.

Ia berharap target pemberian vaksinasi kepada tenaga kependidikan dapat tercapai minimal 75 persen sebelum jadwal pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka dilaksanakan.
Untuk tahap pertama, pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas ini, pihaknya hanya membuka sekitar 50 persen dari kapasitas siswa di tiap sekolah. Namun apabila perkembangan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Balikpapan terus menurun dan dinyatakan aman, maka ada kemungkinan untuk dibuka kembali 100 persen.

“Mudah-mudahan semua guru yang ada di kota Balikpapan sudah di vaksinasi, minimal 75 persen dan kita akan melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Untuk tahap pertama nanti, kegiatan belajar tatap muka akan dilaksanakan 50 persen dulu dari jumlah siswa. Namun ada kemungkinan akan dibuka 100 persen ketika perkembangan jumlah kasus Covid-19 dinyatakan benar-benar aman,” terangnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *