background img

JOKOWI APRESIASI KIPRAH NU JAGA NKRI DAN PANCASILA

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN- Presiden Joko Widodo mengapresiasi kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah Ke-96 NU yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan, Senin (31/1).

“Terima kasih atas kiprah NU selama ini dalam menjaga NKRI dan dalam menjaga Pancasila. Pandangan hubbul wathan minal iman juga NKRI harga mati telah merangkai persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Jokowi.

Menurutnya, NU telah berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang bersatu dalam keberagaman, dan menjadi rujukan bagi bangsa-bangsa lain. NU juga telah terus-menerus mendorong moderasi beragama, bertoleransi, dan kebangsaan.
Selain itu, NU dinilai dapat menunjukkan wajah Islam. Menunjukkan wajah Indonesia yang teduh dan ramah di mata dunia, serta menunjukkan agama dan budaya yang bersanding saling memperkaya satu sama lain.

“Sekali lagi atas nama masyarakat bangsa dan negara saya menyampaikan terima kasih kepada para kyai, para Ibu nyai, dan seluruh keluarga besar NU atas kontribusinya selama ini, kini, dan nanti,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Jokowi mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus PBNU Masa Khidmat 2022-2027. Dan berharap agar jajaran pengurus diberikan kemudahan serta kekuatan dalam menjalankan amanah kepengurusan dengan sebaik-baiknya.

“Atas nama pemerintah dan bangsa Indonesia, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus PBNU massa khidmat tahun 2022-2027. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberi bimbingan, memberikan kekuatan, memberikan kemudahan kepada seluruh jajaran pengurus dan seluruh bangsa Indonesia,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.