background img

JANGAN TUNDA RAWAT SEPEDA MOTOR MATIC

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Motor matic merupakan sepeda motor yang muncul di tahun 2000-an, sampai saat ini sepeda motor ini terus berinovasi meluncurkan produk terbaru untuk memenuhbi kebutuhan konsumen. Sehingga tidak dipungkiri sepeda motor matic menjadi primadona di jalan raya.

Menurut survei lembaga transportasi, pertumbuhan motor matic di Indonesia selalu meningkat 5% setiap tahunnya. Hal ini semakin membuktikan bahwa banyak konsumen yang lebih menyukai motor matic karena dinilai cukup simpel dan mudah perawatannya.

“Melihat mudahnya mengendarai motor matic, bukan berarti mudah tidak perlu dirawat, sepeda motor matic sama halnya dengan motor jenis sport dan cub, dimana perlu dilakukan perawatan serta yang paling penting adalah servis secara berkala,” ujar Daniel Natanael Toghas selaku Safety Riding Officer Astra Motor Kaltim 1.

Berbicara mengenai perawatan dari motor matic, lanjutnya, tentu konsumen moto matic ingin motornya tetap dalam kondisi bersih, terawat dan kondisi yang baik. Melakukan perawatan pada motor matic akan meminimalisir kerusakan mesin sehingga tidak ada ruginya jika konsumen melakukan perawatan motor matic.

Nah bagaimana sih perawatanya? Berikut Astra Motor Kaltim 1 akan intip tips-tips merawat sepeda motor matic.

1. Rutin memanaskan motor
Hal pertama yang bisa dilakukan agar motor matic kalian tetap awet adalah dengan cara rutin memanaskan motor. Kalian bisa memanaskan motor setiap hari pada pagi hari sebelum menggunakan motor. Memanaskan motor dilakukan agar oli dalam mesin siap melumasi mesin dan performa mesin bisa bekerja lebih maksimal. Untuk itu, perlu memanaskan motor kurang lebih 5 sampai 10 menit. Jika dirasa cudah cukup, jangan lupa tarik ulur gasnya agar oli cukup panas dari mesin motor.

2. Menstabilkan kecepatan gas.
Biasanya, saat kecepatan motor berada dalam kondisi yang cepat maka pengguna motor akan otomatis tiba-tiba menurunkan gas, begitupun sebaliknya, saat motor dalam kecepatan rendah langsung melakukan gas secara tiba-tiba. Tanpa disadari, hal ini akan merusak masa umur mesin, sehingga dalam kecepatan yang tidak stabil bukan hanya dapat merusak mesin melainkan juga dapat merusak fan belt motor. Untuk itu, usahakan menggantikan belt motor sebanyak 3 tahun sekali untuk meminimalisir fan belt tidak terputus saat berjalan.

3. Pastikan bensin selalu ada jangan sampai habis.
Banyak pengguna motor matic yang mengisi bensin sampai kondisinya benar-benar habis. Entah apa itu alasannya hal ini sering sekali dilakukan pengguna motor matic. Namun perlu disadari bahwa hal ini tidak dianjurkan karena tidak baik untuk mesin. Usahakan motor matic tetap terisi bensin dan jangan sampai menunggu indikator pada speedometer menunjukkan huruf E.

4. Rutin mengganti oli.
Mengganti oli sangatlah penting dilakukan pemilik kendaraan motor. Biasanya pemilik kendaraan harus melakukan penggantian oli pada setiap 1.000 km dan penggantian oli transmisi motor maksimal saat kendaraan mencapai 5.000 km. Untuk itu, jika kalian sulit menghitung speedometer bisa melakukan perawatan rutin ini setiap 2 hingga 3 bulan sekali. Pastikan menggunakan oli asli, jangan sampai sepeda motor terisi dengan oli palsu yang akan berdampak pada kerusakan mesin.

5. Service secara berkala.
Biasanya pengguna motor atau pemilik kendaraan motor akan melakukan service motor secara berkala seperti melakukan penggantian oli, membersihkan karburator dan menset motor. Pastikan juga Kalian memeriksa aki motor, apakah masih layak pakai atau tidak. Kalian bisa lakukan service motor selama 3 bulan sekali untuk menjaga performa mesin motor Kalian.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *