background img

JANGAN MUDAH TERGIUR PROMO

11 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Banyak orang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sehingga harus melakukan penghematan agar bisa bertahan di tengah situasi krisis ekonomi yang terjadi.

Saat berada di rumah saja, sebagian orang lebih sering berbelanja secara online. Kondisi ini banyak dimanfaatkan oleh penjual atau toko online untuk memberikan promo atau diskon untuk menarik minat masyarakat berbelanja.
Alhasil, momen di rumah saja yang seharusnya bisa membuat kita lebih hemat malah jadi ajang pemborosan, karena sulit menolak tawaran menarik saat berbelanja online.

“Jadi dalam membeli sesuatu kita harus memastikan, apakah memang barang ini benar-benar diperlukan atau memang barang yang didiskon, atau juga itu benar-benar didiskon atau cuma bagian dari strategi marketing,” kata Ryan Filbert, Praktisi dan Inspirator Investasi Indonesia serta Penulis Puluhan Buku Best Seller Nasional ketika menjadi narasumber di program Sarapan Pagi di radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan yang dipandu Sherly Kezia dan Elyana Sesil, Rabu (11/11).

Menurutnya, masyarakat harus cermat dalam menerima informasi potongan harga atau diskon yang ditawarkan oleh penjual online, sehingga tidak mudah tergiur untuk membeli.

Karena memang dari beberapa diskon yang ditawarkan merupakan salah satu dari marketing untuk menarik minat konsumen, yang membuat masyarakat menjadi semakin konsumtif.

“Hari ini saya bilang namanya promo itu makin seru, karena kalau dulu namanya promo itu ada namanya momen Natalan, Idul Fitri, dan mengikuti hari-hari tertentu. Tapi sekarang hampir tiap bulan ada. Dalam situasi seperti ini kita harus membedakan yang namanya strategi marketing, mereka membuat anker atau cantolan pemikiran kita, bagaimana agar membuat kantong kita keluar,” ucapnya.

Seharusnya dalam situasi krisis ekonomi seperti saat ini, yang harus dilakukan adalah dengan melakukan penghematan atau mencari peluang untuk penambahan pemasukan.

Ia memberikan tips agar tidak mudah tergiur dengan berbagai macam promo produk di toko online adalah dengan mempersulit kita dalam mengeluarkan keuangan, di antaranya dengan tidak menggunakan mobile banking.
Sebenarnya langkah untuk mempersulit diri sendiri dalam mudah mengeluarkan keuangan adalah merupakan treatment untuk mengatasi diri sendiri. Tapi kalau sudah terbiasa dalam melakukan treatment tersebut dan menjadi kebiasaan, maka hal itu menjadi mudah.

Selain itu, setiap orang juga disarankan untuk membuat daftar pengeluaran setiap bulannya, agar dalam berbelanja dapat berjalan secara terencana. Bukan berdasarkan emosi untuk membeli.

“Yang terbaik adalah ketika kita menentukan sebuah kebutuhan kita itu, ditentukan dengan membuat list pembelanjaan sehingga bisa terencana karena ketika memutuskan sesuatu dengan emosi, 90 persen kita bisa salah,” pungkasnya.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *