background img

JALUR MASUK NARKOBA GESER KE SELATAN

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Jalur penyelundupan narkoba yang masuk ke wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) tampaknya mengalami pergeseran. Dari yang semula wilayah Utara, kini berpindah ke wilayah Selatan.

Hal itu disampaikan Waka Polda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto saat pers rilis pengungkapan kasus sabu 7,3 kilogram di ruang media center Mapolda Kaltim, Kamis (12/8).

“Bukan utara lagi, ini jaringannya masuk dari selatan atau Kalimantan Selatan (Banjarmasin),” kata Hariyanto kepada wartawan.

Menurut Hariyanto, pergeseran disebabkan kawasan atau wilayah utara yang biasa menjadi pintu penyelundupan narkoba sedang lockdown ketat. Dampaknya membuat para penyelundup memutar otak mencari jalan lain.

“Utara sekarang lockdown ketat. Tidak ada pergerakan di sana. Jadi masuknya ini sekarang dari selatan,” ungkapnya.

Barang atau kemasan dari narkoba yang dibawa pun berbeda dari yang biasanya bungkusan teh hijau.

“Kita lihat dari kemasannnya. Kalau yang dari utara itu seperti kemasan teh hijau, yang dari selatan bentuknya seperti paket ulang tahun,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo menyebut jika pihaknya selalu berkomitmen untuk menjaga masyarakat Kaltim dari bahya narkotika.

Ada pun upaya yang lakukan, yakni dengan kegiatan penangkapan terhadap para pelaku beserta dengan jaringannya.

“Memang saat ini beberapa kota yang sedang menjadi target, kita sedang intensifkan untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan dalam rangka untuk mengantisipasi beredarnya narkotika,” tandas Rickynaldo.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *