background img

JADI PENGEDAR, PRIA PENGANGGURAN DIBEKUK

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kota Balikpapan kembali digagalkan.
Kali ini Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Balikpapan berhasil mengamankan seorang pria berinisial E (29) beserta sabu-sabu seberat 107 gram.

KBO Sat Resnarkoba Polresta Balikpapan Iptu Tri Ekwan dalam pres rilis yang digelar di Polresta Balikpapan, Rabu (8/7) menjelaskan, kasus ini terjadi pada 6 Juli 2020 di Jalan MT Haryono Gang Sepakat.
Saat itu petugas dari Sat resnarkoba sudah mempunyai informasi dan mengembangkan selama satu minggu sebelumnya.

“Sehingga pada tanggal 6 Juli 2020 itu sekitar pukul 17.30 Wita, petugas berhasil mengamankan tersangka berinisial E (29),” katanya kepada wartawan.
Kasus ini, lanjut Iptu Tri Ekwan, terungkap berawal dari informasi masyarakat bahwa di TKP sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.
Kemudian dalam penyelidikan, petugas merasa curiga terhadap salah satu orang dengan gerak-geriknya.

Saat diberhentikan dan digeledah ditemukan barang bukti bungkus plastik warna putih yang di dalamnya terdapat kotak sandwich wafer chocolate.
“Setelah dibuka, benar saja ada sabu dalam kemasan plastik bening warna merah dengan berat 107 gram,” ungkapnya.

Dari hasil interogasi, tersangka yang merupakan seorang pengangguran tersebut mengaku mendapatkan sabu dari seseorang tak dikenal, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Diperolehnya dari seseorang dengan cara dia di telepon. Dari pengakuannya juga, di tanggal 3 Juli 2020 sudah memasarkan sebanyak 5 gram sabu,” ucapnya.

Kini tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Polresta Balikpapan guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Ia dikenakan pasal 114 ayat 2 pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun,” tandasnya.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *