background img

JADI KOTA PENYANGGA, BALIKPAPAN PERLU BANYAK PEMBENAHAN

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sebagai gerbang sekaligus kota penyangga ibukota negara, Kota Balikpapan harus melakukan banyak pembenahan khusus infrastruktur.
Hal itu dilakukan untuk menanggapi rencana peningkatan jumlah penduduk seiring dengan berjalannya tahapan pembangunan ibu kota negara yang baru di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Di semua sektor harus kita benahi, semua dari segi jalan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Karena untuk menjadi kota penyangga itu sangat berat juga, di antaranya menyangkut ancaman peningkatan pertumbuhan penduduk, karena dari informasi yang kami terima, akan ada pertambahan sekitar 1 hingga 2 juta penduduk dalam waktu dekat,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Doris Eko Rian Desyanto kepada wartawan, Sabtu (2/4).

Ia mengatakan bahwa dengan rencana pembangunan Ibukota Nusantara yang sudah ditetapkan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, termasuk juga dengan pengesahan Undang-undang IKN, warga Kalimantan Timur bisa berbangga karena akan dibangun dalam waktu dekat dan perekonomian pun semakin meningkat.

Namun di balik kebanggaan itu, ada beberapa hal juga yang perlu antisipasi terkait rencana pembangunan IKN, khususnya kepada Kota Balikpapan yang akan menjadi kota penyangga ibu kota negara yang baru.

Hal yang terpenting, yang harus segera dilakukannya adalah memperbaiki infrastruktur, jangan sampai terjadi seperti di Jakarta.

“Harusnya dari mulai sekarang dilakukan upaya peningkatan infrastruktur di Kota Balikpapan sebagai kota penyangga ibukota negara yang baru,” ujarnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.