background img

ISTRI PEDAGANG YANG MENINGGAL POSITIF

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Kota Balikpapan pada Kamis (2/7) bertambah sebanyak lima kasus baru.
Satu di antaranya adalah istri dari pasien BPN135. Yang merupakan seorang pedagang di pasar Pandan Sari Balikpapan dan telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

“Dari lima pasien positif ini, salah satunya perempuan BPN198 usia 43 tahun. Merupakan kontak erat dari pasien BPN135. Jadi istrinya pedagang pasar yang telah meninggal,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Empat pasien positif lainnya, yakni laki-laki 45 tahun ber-KTP luar Balikpapan atau Jakarta. Pasien BPN194 ini adalah karyawan tambang.
“Riwayat ke Balikpapan untuk masuk ke lokasi. Dilakukan pemeriksaan swab PCR dan ditemukan positif,” lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK)Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Pasien selanjutnya BPN195. Juga seorang laki-laki 37 tahun dan ber-KTP Jakarta. Merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masuk ke RS Pertamina Balikpapan dengan keluhan sakit demam.
“Pasien masuk RS dengan keluhan demam. Dan saat diswab ditemukan hasil positif,” ujar wanita yang akrab disapa Dio itu.

Pasien berikutnya adalah BPN196. Laki-laki berusia 30 tahun dan ber-KTP Balikpapan. Ini juga karyawan Migas yang terdeteksi dari hasil screening.
“Terakhir BPN 197. laki-laki 26 tahun KTP Samarinda. Ini karyawan Migas juga dengan riwayat melakukan swab mandiri untuk masuk ke lokasi kerja,” ungkapnya.

Kabar baiknya, sebanyak 11 pasien sembuh dan sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.
Pertama seorang perempuan berusia 30 tahun. Pasien BPN85 ini terkonfirmasi negatif setelah dirawat di RS Tentara. Yang bersangkutan merupakan cluster keluarga Kampung Baru.
“Pasien sembuh ke dua juga cluster Kampung Baru. Pasien berkode BPN86, seorang perempuan berusia 61 tahun. Sembuh setelah dirawat di RS Tentara,” tutur Dio.

Pasien sembuh berikutnya seorang laki-laki asal Mataram yang bekerja sebagai guru ngaji. Pasien dengan kode BPN104 ini sembuh setelah dirawat di RS Bhayangkara. “Hari ini beliau terkonfirmasi negatif dua kali, sehingga bisa keluar rumah sakit,” sebut Dio.
Kemudian pasien dengan kode BPN123 asal Kota Balikpapan. Merupakan pasien sembuh pertama dari rumah sakit Restu Ibu.

Selanjutnya BPN134, seorang laki-laki KTP Banten. Dirawat di RS Bhayangkara dan merupakan teknisi pesawat.
“Pasien ke enam BPN136. Seorang perempuan usia 40 tahun KTP Balikpapan. Selesai dirawat di RSKD,” ucapnya.

Pasien sembuh ke tujuh adalah BPN147. Seorang laki-laki 38 tahun yang sembuh setelah dirawat di RS Pertamina. Merupakan karyawan Migas hasil tracking kontak BPN114.
Begitu juga dengan pasien Ke delapan, yakni BPN148. Juga dirawat di RS Pertamina ber-KTP Aceh. Merupakan
perluasan tracking kontak BPN114.

Kemudian BPN151. Juga sembuh dari RS Pertamina yang dirawat karena terkonfirmasi positif untuk kembali ke lokasi kerja. Pasien ber-KTP Banten dan merupakan karyawan Migas.
“Selanjutnya BPN152, juga dirawat di RS Pertamina, karyawan Migas. Melakukan pemeriksaan swab untuk kembali masuk lokasi. Dan terakhir BPN156. Laki-laki usia 38 tahun dirawat di RS Pertamina,” tandasnya.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
Uncategorized

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *