background img

ISRAN BELUM RESTUI ASRAMA HAJI JADI RS DARURAT

5 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah mengusulkan Asrama Haji di Batakan, Balikpapan Timur (Baltim) untuk dijadikan sebagai rumah sakit darurat.
Itu menyusul beberapa rumah sakit rujukan pasien Covid-19 sudah tak mampu lagi menampung pasien. Seiring tinggi penyebaran kasus dalam beberapa pekan terakhir.

Akan tetapi, keinginan tersebut dipupuskan oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor. Yang memberikan isyarat belum merestui Asrama Haji dijadikan rumah sakit darurat.

“Sekarang ini sedang merehab, membangun Asrama Haji untuk dijadikan tempat perawatan. Paling tidak untuk isolasi mandiri dulu,” kata Isran, Rabu (14/7) kemarin.
Meski belum merestui, Isran tidak menampik jika kondisi keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Balikpapan sudah darurat.
Menyusul jumlah kasus yang cukup tinggi, bahkan lebih dari 500 kasus dalam satu hari. “Balikpapan kondisi darurat. Semua rumah sakit itu darurat. Enggak ada yang enggak darurat,” ungkap Isran.

Kondisi itu yang membuat Kota Balikpapan masuk dalam salah satu dari tiga daerah di Kaltim yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Kebijakan tersebut diharapkan bisa menekan laju penurunan kasus. Meski di awal penerapannya, jumlah mereka yang terkonfirmasi positif justru melonjak tajam.

“Ia memang tinggi, inikan baru dimulai (PPKM Darurat. Enggak otomatis ketahuan. Nanti ketahuan itu setelah dua sampai tiga minggu baru kelihatan hasil dari apa yang kita lakukan hari ini,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *