background img

IRT SERING ABAI, HARUS MCU

4 years ago written by

BALIKPAPAN KPFM – Merasa baik-baik saja atau belum ada keluhan gangguan kesehatan, membuat enggan melakukan Medical Check Up (MCU) yang idealnya dilakukan setahun sekali. Sebagian lagi mungkin terkendala biaya untuk memeriksakan kesehatan.

Menurut dr. Tri Suji Wati, melalui MCU akan diketahui apakah organ dalam tubuh berfungsi dengan baik, atau sudah mengalami penurunan fungsi. Walaupun mungkin belum menimbulkan keluhan.

“Apalagi untuk para Ibu Rumah Tangga (IRT) yang seringkali mengabaikan kondisi kesehatan. Banyak kasus, baru akan berobat saat kondisi sudah dalam stadium lanjut, sehingga butuh proses lebih panjang dan banyak memakan biaya. Seperti kanker serviks,” ujar

Kepala MCU Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dr Tri Suci Wati.
Tri Suji menjelaskan hal itu saat talkshow Interactive Healthy Care (IHC) bersama RSPB dalam program KK Jessica KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Jumat (23/2).

Menurut paparannya, usia produktif di bawah 40 tahun, paling tidak melakukan MCU dua tahun sekali. Tapi akan berbeda jika bekerja di “food handler”, sebaiknya melakukan MCU enam bulan sekali.

“Untuk para wanita, kami menyiapkan Female MCU. Di dalamnya sudah termasuk mamografi payudara, pap smear (kanker leher rahim) dan pemeriksaan TORCH,” ujarnya.

Disarankan, lanjut Tri Suji, pada saat melakukan Female MCU ini dalam kondisi puasa 10 hingga 12 jam, dan tidak dalam keadaan haid. Agar hasil pemeriksaan yang didapat lebih maksimal.

“Di rumah sakit kami kini tersedia MCU untuk pelaut. Kami sudah mendapatkan lisensi dari Dirjen Perhubungan untuk mengeluarkan sertifikasi pelaut. Tidak semua rumah sakit mendapat lisensi dari Dirjen Perhubungan,” katanya. Saat talkshow Tri Suji juga menjawab sejumlah pertanyaan langsung dari pendengar KPFM, baik melalui line telefon maupun yang mengirimkan pertanyaan melalui WhatsApp.

Ia menyebut, untuk informasi dan pelayanan di RSPB bisa menghubungi 0542-734020 ext. 4318. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *