background img

HUJAN SEJAK SUBUH, BALIKPAPAN TERGENANG

11 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Hujan yang mengguyur Kota Balikpapan pada Jumat (6/11) pagi telah merubah sebagian wajah daerah menjadi laut dadakan. Lantaran banjir menahun yang tidak kunjung mendapatkan solusi itu setidaknya melumpuhkan beberapa titik di Balikpapan dengan kedalaman yang bervariasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Suseno mengatakan, hujan telah mengguyur Balikpapan sejak Pukul 05.00 Wita. Namun intensitasnya mulai meninggi sekira pukul 07.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita.

Akibatnya beberapa titik yang menjadi langganan banjir mulai terendam. Seperti di Jalan MT Haryono dekat Global Futsal, Jalan Mayor Pol Jainal Arifin atau lebih dikenal sebagai Jalan Beller, hingga Jalan Pangeran Antasari Gunung Kawi sekitar Tugu Adipura.

“Titik yang terpantau oleh BPBD itu saja. Ketinggian rata-rata genangan sekitar 20 centimeter,” kata Suseno saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.

Walaupun sempat terjadi genangan durasinya tidak begitu lama. Sekitar setengah sampai satu jam saja. Setelah itu air mulai surut.

“Tergantung daerahnya, ada yang setengah jam, ada yang sampai satu jam. Kalau Beller ini sudah mulai surut, sekitar satu jam,” ungkapnya.

Selain banjir, lanjut Suseno, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik. Menurut data BPBD, ada dua lokasi pohon tumbang. Di antaranya di Jalan Siaga dekat Marbo dan Jalan Bukit Cinta.

“Sudah ditangani. Pohon tumbang tidak menimpa rumah. Hanya di jalan saja,” tutur pria berkacamata itu.
Suseno mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Terutama yang tinggal di daerah perbukitan.

“Tolong rembesan air itu diperhatikan, saluran air yang buntu atau pecah-pecah itu dibenahi. Kalau ada ancaman genangan langsung disikapi, misalnya barang-barangnya disiapkan untuk evakuasi dan lain sebagainya,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *