background img

HONORER DIGANTI OUTSOURCHING

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan menghapuskan keberadaan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang.

Keberadaan tenaga honorer akan digantikan dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PNS. Serta tenaga outsourcing yang diadakan dengan melibatkan pihak ketiga.

“Pada tanggal 28 November tahun 2023 sudah tidak ada lagi namanya di lembaga pemerintah itu pegawai non ASN. Yang ada hanya P3K atau PNS. Selebihnya tenaga outsourcing,” kata Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan Sri Wahyuningsih yang akrab disapa Yuyun kepada wartawan di Balai Kota Balikpapan, Senin (7/11).

Dengan kebijakan tersebut, maka tidak ada lagi istilahnya pegawai pemerintah kota non PNS tapi yang ada adalah pegawainya pihak ketiga yang dipekerjakan di lingkungan pemerintah daerah.

Saat ini, menurut Yuyun, pihaknya telah menyelesaikan proses pendataan terhadap keberadaan tenaga honorer yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

Namun Ia menegaskan bahwa pendataan itu bukan mengangkat para tenaga honorer yang ada menjadi P3K atau PNS.

“Deadline-nya itu tanggal 28 November 2023 dan saat ini kita sudah menyelesaikan pendataannya. Tapi pendataan itu bukan mengangkat mereka menjadi P3K atau PNS. Kalau mereka diformasikan untuk menjadi P3K atau PNS tetap melalui seleksi,” ucapnya.

Kalau mereka tidak lolos dalam proses seleksi tersebut maka akan tetap dipekerjakan sebagai tenaga outsourcing.

Untuk saat ini jumlah pegawai non PNS yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan tercatat mencapai 6 ribuan orang, jumlah tersebut mencakup tenaga guru yang paling banyak, kemudian tenaga kesehatan.

“Saat ini sedang berlangsung seleksi P3K untuk tenaga guru dan kesehatan, Untuk itu kita mendapatkan informasi sebanyak 800-an dan untuk guru sendiri itu 700-an,” jelasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.