background img

HASIL ANTIGEN JADI DATA COVID-19

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan menggunakan hasil pemeriksaan rapid antigen ke dalam sistem pendataan pasien Covid-19.

Kebijakan ini mengubah aturan yang sebelumnya, yang ketika ditemukan adanya warga yang reaktif dalam pemeriksaan antigen harus ditindaklanjuti dahulu melalui prosedur pemeriksaan PCR, namun dengan adanya kebijakan ini maka warga yang terkonfirmasi dalam rapid antigen maka akan langsung dimasukkan dalam daftar pasien Covid-19.

Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/446/2021 tentang penggunaan rapid antigen dalam pemeriksaan Covid-19.

“Ada kebijakan baru dari Kementerian Kesehatan bahwa mereka yang terkonfirmasi melalui antigen dimasukkan dalam daftar pasien Covid-19, kebijakan ini merubah ketentuan sebelumnya,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan kepada wartawan, Selasa (23/2).

Menurut Rizal, mulai hari ini, pihaknya melalui Dinas Kesehatan sedang melatih beberapa petugas di tingkat Puskesmas, klinik dan rumah sakit untuk belajar memasukkan data hasil pemeriksaan rapid antigen ke dalam sistem pendataan pasien Covid-19.

“Kita sedang melatih petugasnya, kemungkinan dalam 1 atau 2 hari baru mulai dilaksanakan,” terangnya.
Rizal menjelaskan, bahwa upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan tracking dalam mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Ia mengakui dengan adanya kebijakan ini, pastinya jumlah daftar pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Balikpapan akan meningkat dengan drastis

“Dengan adanya kebijakan ini tentunya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, biasanya hanya berkisar 100 orang per hari kemungkinan akan meningkat hingga 400 orang per hari,” ungkapnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *