background img

GURU NGAJI CABUL TERANCAM 15 TAHUN PENJARA

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – JM (46), oknum guru ngaji keliling yang tega mencabuli seorang santriwatinya di bawah umur terancam hukuman 15 tahun kurungan penjara.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro saat pers rilis pengungkapan kasus, Kamis (4/8) siang di halaman Mako Polresta Balikpapan.

“Pelaku dijerat Pasal 82 Ayat (1) UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No 1 tahun 2016, Jo Pasal 76E UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 24 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” kata Rengga kepada wartawan.

Rengga menjelaskan, oknum warga yang tinggal di Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota ini melakukan tindakan tak terpujinya saat mengajar ngaji di sebuah rumah di Kelurahan Klandasan Ilir, pada Sabtu (30/7) malam.

“Malam itu (Sabtu) dia mengajar ngaji tiga santri putri di salah satu rumah warga. Saat dua santri lainnya pergi keluar, JM memegang anggota tubuh korban yang masih berusia 12 tahun,” beber Rengga.

Merasa ketakutan, korban akhirnya pulang ke rumah dan melaporkan kepada orang tuanya. Mendapat laporan sang buah hati, orang tua korban melapor ke Polresta Balikpapan. “Setelah dilaporkan, kami langsung menangkap tersangka,” ungkapnya.

Rengga melanjutkan, tersangka seorang duda yang sudah satu tahun ditinggal oleh istrinya karena meninggal dunia. Sejak saat itu, JM menjadi guru ngaji keliling di sekitar tempat tinggalnya.

“Jadi, motifnya karena sudah lama ditinggal istri. Ada kebutuhan yang tak tersalurkan,” ucap Rengga.
Saat dicecer pertanyaan oleh awak media, tersangka JM mengaku saat beraksi dia hanya meraba bagian dada korban. “Meraba saja, bagian dada,” akunya singkat.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.