background img

GELAPKAN SOLAR SUBSIDI, PENGELOLA SPBBN DIRINGKUS

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Apa yang dilakukan oleh pria berinisial AC (43) sangat tidak patut untuk dicontoh. Sebagai pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBBN), dia bukannya menyalurkan BBM tepat sasaran, justru digelapkan.
Aksi itu dilakukan sejak 2019 lalu. Namun sepandai-pandainya dia menyembunyikan kejahatannya, sekali waktu ketahuan juga. Ia diringkus oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Kaltim baru-baru ini, berserta dua tersangka lainnya FI (41) berperan sebagai pembeli dan SA (37) sebagai sopir pengangkut.
“Dari pengungkapan ini diamankan barang bukti sebanyak 30 jerigen minyak solar bersubsidi, yang masing-masing berisi 35 liter. Diamankan juga satu unit mobil pick up yang digunakan untuk mengangkut solar dari SPBBN,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo saat pers rilis pengungkapan kasus, Kamis (31/3).
Yusuf menjelaskan, kasus ini terjadi pada Jumat, 4 Maret 2022 lalu pukul 19.30 Wita. Dengan TKP di Lawe Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Modus aksinya, pelaku AC menggelapkan ribuan liter BBM solar subsidi yang diperuntukkan bagi para nelayan setiap pengiriman dari Pertamina.
“Dalam sebulan itu Pertamina mengirim BBM solar subsidi sebanyak empat kali. Setiap pengiriman jumlahnya 10 ribu liter. Dari jumlah itu, oleh pelaku AC menggelapkan dua sampai tiga ribu liter. Dia simpan untuk kemudian dijual kepada tersangka FI. Solar itu diangkut pakai pick up yang dikendarai tersangka SA,” jelas Yusuf.
Kini ketiga tersangka mendekam di balik jeruji besi Mapolda Kaltim. Mereka terancam lima tahun penjara, karena melanggar Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2021 tentang minyak dan gas bumi. Sebagaimana diubah dalam Pasal 40 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja, dan Pasal 480 KUHP.
Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Susanto August Satria mengapresiasi upaya yang dilakukan Polda Kaltim untuk menindak tegas pelaku penggelapan BBM bersubsidi jenis solar ini.
“Kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar yang terjadi saat ini salah satunya karena adanya penggelapan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sesuai dengan apa yang diungkapkan Dirut Pertamina saat melakukan pertemuan dengan DPR RI,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.