background img

GEBYAR UMKM DORONG PEMULIHAN EKONOMI

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan menggelar event bertajuk Gebyar UMKM 2022. Berlangsung di Atrium Pentacity Mall Balikpapan, dengan menghadirkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Jumat malam (11/11), Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud membuka langsung event tersebut. Dikatakan, kegiatan digelar hingga 15 November 2022. Pelaku UMKM yang terlibat kurang lebih 250, binaan Dekranasda, Lapas Balikpapan, kelompok-kelompok UMKM, dan stakeholder lainnya.

“Produk yang dipamerkan di antaranya komoditi usaha kuliner dan kerajinan,” kata orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan itu dalam sambutannya.

Pemkot Balikpapan, lanjut Rahmad, terus berupaya agar UMKM tetap produktif. Dan secara rutin melakukan sosialisasi terkait produk kerajinan UMKM, baik melalui media cetak maupun elektronik.

“Kami juga memberikan ruang kepada para pelaku UMKM untuk melakukan pameran hasil kerajinannya secara rutin diberbagai event dan kegiatan,” ungkapnya

Menurut Rahmad, pandemi Covid-19 selama 2,5 tahun telah mengajarkan banyak hal, khususnya bagi para pelaku UMKM. Untuk itu, dia mengapresiasi atas segala langkah positif yang telah dilakukan seluruh pihak dalam upaya membangkitkan UMKM di tengah masa pemulihan ekonomi sekarang ini.

“Gebyar UMKM ini diharapkan dapat menjadi penyemangat UMKM agar lebih giat dan bergairah lagi, dan dapat menciptakan pasar yang lebih besar guna mendorong perekonomian daerah dan nasional,” tuturnya.

Pelaku UMKM diharapkan dapat terus menjaga kualitas produknya masing-masing, tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki. Sehingga bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

“Sejalan dengan upaya Pemerintah mempersembahkan Kota Balikpapan sebagai penyangga IKN, kesempatan ini merupakan peluang besar untuk memperkenalkan produk terbaik daerah hingga ke level nasional hingga mancanegara,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.