background img

FOKUSKAN ANGGARAN WARGA TERDAMPAK

1 year ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur meminta agar pemerintah daerah tetap memfokuskan alokasi penggunaan anggaran untuk membantu warga yang terkena dampak sosial akibat penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Untuk melakukan recovery ekonomi akibat Covid-19 ini butuh waktu yang lama, sehingga
fokus pemerintah harus kepada mereka yang terdampak. Seperti kepada warga yang kehilangan pekerjaannya, setiap daerah harus mempersiapkan anggaran untuk membantu warga-warga terdampak hingga akhir tahun,” kata Anggota DPRD Kaltim Muhammad Adam ketika kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Balikpapan, Kamis (4/6).

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang melanda sejumlah wilayah termasuk di Kaltim, telah mengancam pertumbuhan tingkat perekonomian di daerah, yang juga berdampak pada jumlah pemutusan hubungan kerja.

Ia meminta agar pemerintah daerah menjadi alokasi anggaran untuk membantu warga terdampak di masa pandemi Covid-19, sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan anggaran.

Ia menjelaskan, saat ini sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp380 miliar untuk membiayai kegiatan percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kalimantan Timur, termasuk juga pembiayaan untuk pemberian bantuan sosial kepada warga terkena dampak sosial akibat penyebaran Covid-19.

“Melalui anggaran penanganan Covid-19 untuk Provinsi Kaltim, sudah dianggarkan mencapai Rp380 miliar melalui refocusing dan rasionalisasi kegiatan APBD 2020, secara total APBD Provinsi itu sebenarnya mencadangkan sekitar Rp500 miliar. Kami datang untuk memastikan apakah anggaran yang sudah kami alokasikan itu terkondisi dengan baik dan lancar,” terangnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari Pemerintah Kota Balikpapan, hingga saat 900 lebih warga Balikpapan yang sudah menerima bantuan dari provinsi pada pendistribusian tahapan pertama dan kedua. Kemudian akan ada lagi sekitar 2.300 pekerja dari sektor pariwisata yang saat ini masih diproses untuk menerima bantuan selanjutnya.

“Ini juga saya tanyakan kepada Pak Wali, kenapa Balikpapan mengajukan cuma sedikit, karena dari 6 ribu daftar penerima bantuan yang dialokasikan oleh Provinsi, 4 ribu penerima di antaranya dari Samarinda,” ungkapnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *