background img

FITUR PREPOPULATED MUDAHKAN WP

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak khususnya dalam pelaporan SPT Masa PPN, maka mulai 1 Oktober 2020 ini WP sudah harus beralih ke e-Faktur 3.0.

Ini merupakan pembaharuan efaktur yang dapat memudahkan WP, serta meminimalisir kesalahan. Terutama saat menginput data pajak masukan.

Tentang e-Faktur 3.0 ini dibahas dalam program Bincang Pajak radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, edisi siar Rabu (7/10).

Menghadirkan dua narasumber dari KPP Madya Balikpapan, masing-masing AR Seksi Waskon 2 Muh.

Iqbal dan AR Seksi Waskon 3 Nur Azizah Rahmawati.

Iqbal menjelaskan, e-Faktur 3.0 ini membawa berbagai fitur baru.

“Ada prepopulated pajak masukan, pemberitahuan impor barang atau PIB serta SPT masa pajak pertambahan nilai atau PPN,” ujarnya.

Disebutkan, dengan hadirkan fitur baru ini sangat membantu Wajib Pajak pada saat mengisi SPT Masa PPN secara lengkap, jelas dan benar. “Terutama pada form B2 dan B1,” ucap AR Seksi Waskon 3 ini.

Azizah juga menambahkan, sistem ini diharapkan dapat mengurangi terjadinya salah input data, misalnya data nomor transaksi penerimaan negara (NTPN) dan fitur ini merupakan fitur tambahan serta tidak menghilangkan fungsi key-in ataupun mekanisme impor data CSV.

“Untuk versi aplikasi sebelumnya, PKP harus melakukan input data faktur pajak secara manual, atau melalui aplikasi scanner e-Faktur.

Cara input manual ini menimbulkan berbagai permasalahan sehingga dengan adanya prepopulated ini bisa mengatasi masalah tersebut,” katanya.

Jika Wajib Pajak ada yang belum menginstal e-Faktur 3.0 bisa segera akses di efaktur.pajak.go.id. Jika mengalami kendala bisa segera hubungi AR atau Kring Pajak 1500200.
Sesil/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *