background img

EMBAT UANG DAN BARANG TOKO, KARYAWAN DIRINGKUS

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Apa yang dilakukan seorang pemuda berinisial MA (28) benar-benar tidak patut untuk dicontoh. Sebagai seorang karyawan, dia bukannya bekerja dengan baik. Justru mengembat uang tunai serta barang di toko tempatnya bekerja.
Akibat perbuatannya, pemilik toko merugi hingga Rp 7.650.000. Karena keberatan, kasus pencurian itu pun dilaporkan ke Polresta Balikpapan. Kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran Satreskrim dengan melakukan penyelidikan.
“Setelah diselidiki, pelaku inisial MA yang merupakan karyawan di toko korban berhasil kami amankan. Barang bukti curiannya juga diamankan,” kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro saat jumpa pers, Jumat (27/5) kemarin.
Rengga menjelaskan, aksi pelaku terjadi pada pertengahan April 2022 lalu. Lokasinya di salah satu toko pusat perbelanjaan Balikpapan Super Block. Pelaku yang baru dua bulan bekerja nekat mengambil uang tunai dalam laci meja kasir sebanyak Rp 5.260.000.
Beberapa produk di toko juga diembatnya, tanpa sepengetahuan dan persetujuan pemilik toko. “Yang diambil ada baju polo merk Relx, dan rokok elektrik merk Relx. Sehingga total kerugian korban mencapai Rp 7.650.000. Barang-barang tersebut masih bersama pelaku saat ditangkap,” ungkap Rengga.
Kasus ini, lanjut Rengga, masih terus dikembangkan. Sebab ada beberapa toko yang melaporan kasus pencurian dengan modus seperti yang dilakukan MA.
“Modusnya pelaku melamar kerja. Setelah dua bulan bekerja dan ada kesempatan untuk mengambil barang dia beraksi. Setelah itu kabur dan berhenti bekerja. Ini ada beberapa laporan dengan modus serupa. Masih kami kembangkan,” ucap Rengga.
Kini pelaku MA mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Balikpapan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman tujuh tahun kurungan penjara.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.