background img

EMBARKASI HAJI DIWACAKAN JADI RS DARURAT

5 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kasus positif Covid-19 di Kota Balikpapan belum mengalami penurunan dan terus melonjak. Dampaknya, tingkat keterisian rumah sakit rujukan untuk pasien yang terpapar terus bertambah.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, kondisi terakhir rumah sakit rujukan Covid-19 hanya tersisa 42 tempat tidur.

“Jumlah tempat tidur seluruhnya ada 447, dan yang terisi 405. Jadi tersisa 42. Kemudian untuk jumlah ICU 37 tempat tidur, terisi 33. Tersisa empat, tapi tiga di antaranya ICU untuk anak bukan untuk dewasa,” kata wanita yang akrab disapa Dio itu, Jumat (15/1).

Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan menyebut jika ada beberapa langkah antisipasi. Mulai dari perluasan tempat tidur hingga pengadaan rumah sakit darurat.

“Antisipasinya apakah kita nanti perluasan tempat tidur, atau kita mulai memikirkan Embarkasi Haji bisa kita tingkatkan menjadi rumah sakit darurat. Itu sedang kita bahas,” ungkap Rizal.

Ia pun mohon kepada masyarakat untuk menjalankan betul kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah mulai dilaksanakan.

“Saya mohon agar benar-benar tertib demi kebaikan kita semua. Saya sampaikan kepada masyarakat kondisi rumah sakit kita sangat rentan sekali, sangat penuh. Kapasitasnya tinggal beberapa,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *